LOMBOK – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Barat (NTB), Nauvar Furqony Farinduan menyerahkan satu unit mobil ambulans bantuan aspirasi Pemerintah Provinsi kepada Yayasan Rumah Hijau di Desa Montong Are, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat, Selasa (10/10/2023).
“Ini adalah bantuan aspirasi dari Pemerintah Provinsi NTB. Ini juga adalah upaya anggota DPRD Nusa Tenggara Barat karena ini yang diharapkan bantuan mobil ambulans,” katanya kepada media usai menyerahkan.
Dijelaskan Nauvar, mobil ambulans ini akan digunakan untuk kemaslahatan masyarakat Desa Montong Are. Namun karena secara regulasi tidak bisa diserahkan kepada pemerintah desa, maka pihaknya meminta pemerintah desa untuk mengajukan yayasan desa yang dapat menerima.
“Sehingga dapat melibatkan masyarkaat Desa Montong Are dan kami serahkan satu unit ambulans,” bebernya.
Dia menceritakan, bantuan mobil ambulans ini berawal dari aspirasi masyarakat Desa Montong Are kepada wakil rakyat. Terlebih jarak masyarakat dengan pelayanan rumah sakit sangat jauh, sehingga sangat dibutuhkan adanya mobil ambulans sejaka lama.
“Semoga ini lebih bisa memudahkan dalam melayani kebutuhan kesehatan warga,” harapnya.
Di tempat yang sama, Kepala Desa Montong Are, Mujutahit mengatakan sejaka lama masyarakat Desa Montong Are sangat membutuhkan adanya ambulans. Dimana wilayah Desa Montong Are cukup luas, bahkan beberapa dusun terpisah dan relatif lumayan jauh dari desa. Salah satunya Dusun Terajon, Dusun Telabah Geres dan Dusun Nyiur Gading.
“Penyerahan bantuan ini kami harap dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan desa,” kata kepala desa kepada media.
Sebelum ada mobil ambulans, kepala desa mengungkapkan jika masyarakat ketika akan ke rumah sakit dan pelayanan kesehatan lainnya harus menggunakan ojek. Kondisi ini sejak lama warga jalani.
“Kadang pinjam mobil milik warga untuk pelayanan kesehatan darurat di wilayah terpencil di Desa Montong Are. Tapi memang yang menjadi permasalahan baru bagi kami yaitu soal pemeliharaan unit ini nanti,” tuturnya.
Kedepan kepala desa memastikan warga yang dilayani menggunakan mobil ambulans ini mendapatkan pelayanan gratis.(jnm)





