Tersangka Penebas Tangan Korban Hingga Putus Terancam 8 Tahun Penjara

oleh -1219 Dilihat
FOTO ISTIMEWA KORANLOMBOK.ID Tersangka penebas tangan korban hingga putus saat digiring masuk menuju ruang tahanan Polres Lombok Barat, Selasa (17/10/2023).

LOMBOKTersangka penebas tangan korban Bohari, 37 tahun warga Dusun Perendekan Utara, Desa Giri Sasak, Kecamatan Kuripan, Lombok Barat terancam hukuman 8 tahun kurungan penjara.

Tersangka Azhari Ramdan, 38 tahun warga Dusun Pakupapak, Desa Labulia, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah dikenakan Pasal 354 KUHP.

Kapolres Lombok Barat, AKBP Bagus Nyoman Gede J kepada media membeberkan kronologis kasus tersebut. Diceritakan pada Hari Selasa, 10 Oktober 2023 korban bersama pelapor, Jamuhur menuju rumah Tanahar di Dusun Pelabu, Desa Kuripan Selatan hendak membeli minuman keras tradisional jenis tuak. Sampai di rumah Tanahar, korban bertemu dengan tersangka yang sedang asyik minum minuman keras. Korban dan pelapor yang juga adiknya langsung bergabung dengan tersangka untuk pesta minum tuak.

Baca Juga  Ramadan, BARISAN 459 Ambil Bagian dengan Bagi Takjil

Tidak lama minum kemudian terjadi adu mulut antara korban dengan tersangka. Pemilik rumah kemudian meminta tersangka untuk pulang.  Setelah tersangka pulang, korban dan pelapor melanjutkan minum tuak. Beberapa menit kemudian keduannya memutuskan untuk pulang dengan sepeda motor masing-masing.

Baca Juga  A day Two Children Get Married in West Nusa Tenggara

“Sampai di depan SDN 1 Kuripan, Lombok Barat di sana tersangka menunggu korban. Tersangka yang memanggil korban namun tidak mau berhenti dan pelaku mengejar korban dari arah belakang pelaku datang dan minta korban berhenti, di sana pelaku menggeluarkan parang dan menebas tangan korban,” ceritanya dalam jumpa pers, Selasa (17/10/2023).

Atas kejadian itu, pihak kepolisian yang menerima laporan langsung bertindak. Polisi menangkap tersangka di rumah warga di Desa Labulia, Jonggat, Lombok Tengah hasil kerjasama dengan kepolisian Polsek Jonggat.

Baca Juga  Empat Tiang Listrik Ambruk dan Gardu Meledak

“Tersangka mengakui perbuatannya, sementara parang digunakan sudah dibuang di sekitar TKP,” beber kapolres.

Disamping itu sampai dengan saat ini pihak kepolisian masih mencari parang digunakan tersangka untuk menebas tangan korban.

“Kami sudah amankan sepeda motor mereh Honda jenis Astra Grand hitam dengan DK 4344 QF. Satu sepeda motor Vario hitam DR 3462 DY,” terang kapolres.(jnm)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok.id merupakan salah satu media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok.id selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.