Beberapa TPS Bakal Pemungutan Suara Ulang di Loteng

oleh -2474 Dilihat
FOTO DIKI WAHYUDI JURNALIS KORANLOMBOK.ID Dua kotak suara kardus di Desa Jelantik, Kecamatan Jonggat hendak dibawa petugas menggunakan sepeda motor ke kantor desa.

LOMBOK – Ada beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Lombok Tengah berpotensi bakal menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU). Pemungutan ulang dilakukan buntut dari terkuaknya dugaan kecurangan yang terjadi dan menguntungkan calon tertentu di beberapa TPS.

Informasi yang diterima jurnalis Koranlombok.id PSU berpotensi bakal digelar di beberapa TPS di Kecamatan Praya, Praya Barat dan Praya Barat Daya.

Ketua Bawaslu Lombok Tengah, Lalu Fauzan Hadi yang dikonfirmasi irit bicara. Bawaslu seolah nggan mau membuka dugaan kecurangan dan rencana PSU ke media.

“Sedang kami bahas,” jawabnya singkat via wa, Jumat siang (16/2/2024).

Fauzan tidak lagi merespons sejumlah pertanyaan yang disampaikan jurnalis Koranlombok.id kepada dirinya. “Tungu dulu ya, masih dibahas,” katanya singkat.

 

Baca Juga  Tidak Pernah Ngomong Dukung Pathul, Suhaili: Insyaallah Pantang Mundur

Baru baru ini terkuak ke permukaan dugaan pembiaran kecurangan yang terjadi di salah satu TPS di Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat. Di sana diduga oknum tim sukses mengarahkan pemilih mencoblos calon yang didukung. Bukti ini dikuatkan dengan video yang diterima Redaksi Koranlombok.id. Sayangnya petugas di TPS tidak ada yang melarang.

Berikutnya informasi diterima Koranlombok.id di salah satu TPS di Praya telah terjadi dugaan kecurangan. Pemilih ditemukan beberapa kali melakukan pencoblosan di TPS berbeda.

Begitu juga di Kecamatan Praya Barat Daya, di salah satu TPS muncul polemic warga menolak lokasi TPS di Dusun Montong, Desa Ranggagata. Warga masih mempersoalkan sampai sekarang hasil pemilu karena banyak warga menolak lokasi TPS di halaman rumah Kadus.

Baca Juga  Cawapres Mahfud Kampanye Dua Hari di NTB, Berikut Agendanya

Salah satunya pernah diungkapkan Caleg dari PSI Lombok Tengah. Lalu Zulyadaini menyebutkan ada dugaan kecurangan yang terjadi di TPS Dusun Kangi, Desa Penujak. Peristiwa ini juga yang membuat terjadinya aksi pelemparan rumah seorang warga oleh pendukung Caleg PSI.

“Saya temukan ada kecurangan di TPS, yang punya rumah ini adalah tim sukses salah satu Caleg, ada video saya dapatkan,” ungkapnya saat dikonfirmasi media, Kamis (15/2/2024).

Zulyadaini menyebutkan hal ini yang menyebabkan rumah salah satu timses dari Partai Golkar ini dilempari pendukung Caleg PSI. Menurut dia, warga melakukan aksi itu karena emosi dan kesal atas perbuatan timses.

“Makanya TPS sempat dibuat berantakan, saya minta di TPS penghitungan kabupaten dihentikan. Ada kok datang Panwascam, kepolisian dari Polsek dan saya diarahkan melaporkan, untuk apa saya laporkan ini temuan kok,” katanya tegas.

Baca Juga  PLN Bentuk Tim PDKB Pulau Sumbawa

Tidak lama tim pihak Gakumdu juga meminta tolong agar proses penghitungan tetap dilanjutkan. Pihaknya kemudian malam itu sepakat melanjutkan proses penghitungan.

“Kemudian dua orang pelaku kecurangan sudah diamankan polisi, sekarang pihak mereka minta agar dua orang ini dibebaskan. Kami tidak mau,” tegasnya lagi.

Dibeberkan Zulyadaini, dugaan kecurangan dilakukan timses ini dengan mengarahkan ibu-ibu mencoblos calon yang mereka dukung. Para ibu-ibu dibimbing sampai ke TPS dan nyoblos.

“Masa timses ini seperti dia miliki TPS dan bisa ngatur-ngatur. Saya ngak pakai uang dan dapat suara 57 di tempat itu,” ungkap dia.(dik/nis) 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.