LOMBOK – Dari pantauan jurnalis Koranlombok.id jelang Hari Raya Idul Fitri harga tomat melambung tinggi di pasar. Sementara harga cabai rawit malah anjlok di petani.
Harga tomat sepekan terakhir berada di angka Rp. 25 ribu per kilogram, harga tersebut diketahui sangat tinggi untuk komoditas tersebut. Sedangkan komoditas lainnya yakni cabai rawit tercatat anjlok karena berada di harga Rp. 20 ribu per kilogram.
Seorang petani cabai rawit di Kecamatan Sakra Timur Murni mengatakan, harga tersebut membuat petani merugi lantaran tidak bisa membayar biaya panen.
“Kalau harganya 20 ribu jelas rugi, karena ongkos panen tidak pernah turun,” ungkapnya saat ditemui Koranlombok.id.
Murni menjelaskan, harga cabai turun sejak pertengahan bulan Maret, bahkan saat ini sudah sangat anjlok jika dibandingkan beberapa bulan lalu.
“Untuk sementara kita tidak panen, tetapi kalau tetap tidak naik terpaksa kita jual walaupun rugi,” katanya.
Penjabat Bupati Lombok Timur, H. Juaeni Taofik membenarkan jika harga tomat masih cukup tinggi di pasaran. “Tomat sedang tinggi- tingginya sekarang,” katanya.
Demikian pula dengan komoditas cabai rawit harganya cukup rendah sementara ketersediaan pasokan yang melimpah.”Musim panen raya, kita selalu ada difungsi harmonisasi, kita menyeimbangkan hal- hal seperti itu,” tegasnya.
Disampaikan Pj Bupati, untuk menyeimbangkan harga tersebut, pemerintah terus mendorong pasar murah untuk memastikan ketersediaan pasokan dan bahan pokok selama Ramadan dan Idul Fitri aman.
Sementara upaya lain yang dilakukan juga dengan menyalurkan THR kepada ASN dan P3K di lingkup Pemda Lombok Timur dengan anggaran sekitar Rp. 52 miliar. Jumlah tersebut ungkapnya akan mendorong perputaran ekonomi di daerah dan menjaga rantai pasok.
“Kita juga dorong pekerja sektor formal segera membayar THR,” katanya.
Disamping itu Pemkab belum bisa memastikan keterjangkauan harga komoditas tomat dan cabai rawit tersebut hingga hingga lebaran mendatang.
Untuk diketahui, beberapa komoditas yang dijual di pasar murah Pemkab Lombok Timur seperti, cabai rawit harga Rp. 28 ribu per kg, bawang merah Rp. 20 ribu per kg, bawang putih Rp. 36 ribu per kg, telur ayam Rp. 52 ribu per trai, gula pasir Rp. 17,500 per kg, beras medium Rp. 52 per 5 kg, daging Rp. 120 per kg, dan minyak goreng Rp. 15,500 per liter. (fen)





