Minta Maaf kepada Anggota Dewan Saipul Muslim dan Operator Yayasan, Ada Apa?

oleh -1949 Dilihat
FOTO ISTIMEWA / Pertemuan pihak dapur, yayasan dan anggota DPRD Lombok Tengah Saipul Muslim.

 

 

 

LOMBOK – Pihak dapur calon mitra program makan bergizi gratis (MBG) di Dusun Batu Entek, Desa Sukarara, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah mendadak menyampaikan permintaan maaf melalui rilis media yang dikirim ke redaksi Koranlombok.id.

 

Dalam rilis media yang diterima Koranlombok.id, pihak Yayasan Tangkas Harapan Ummah di Dusun Batu Entek, Desa Sukarare mengaku telah bertemu anggota DPRD Lombok Tengah, Saiful Muslim, Sabtu (16/8/2025). Ikut juga pihak operator Yayasan Darul Mukti Monggas. Pertemuan ini dilakukan buntut pemberitaan media Koranlombok dengan judul ‘Calon Mitra MBG Dipermainkan di Loteng, Diminta Keluarkan Fee Hingga Sumbangan Yayasan’.

Baca Juga  Warga Sumbangkan Emas Kepada Masyarakat Palestina

 

 

“Pertemuan itu di kediaman Pak Saipul Muslim untuk mengklarifikasi kesalah fahaman kedua belah pihak. Yang hadir dari pihak yayasan, Pak Adis dana saya Syamsul Bahri,” kata Syamsul Bahri sebagai Wakil Ketua Yayasan Tangkas Harapan Ummah.

 

Dikatakan Syamsul Bahri, dalam pertemuan itu dirinya dan atas nama yayasan menyampaikan permintaan maaf kepada Saiful Muslim dan Andika selaku operator Yayasan Darul Mukti Monggas.

Baca Juga  Ancaman Narkoba bagi Generasi dan Pentingnya Penguatan Internal Keluarga

 

“Kami mohon maaf atas miskomunikasi dari isi berita yang telah dikeluarkan pada Hari Sabtu 16 Agustus 2025, murni kami tidak paham alur dari pendaftaran mitra dapur umum  dari program pemerintah ini,” ucap Syamsul.

Dengan miskomunikasi ini, atas nama yayasan menyampaikan permohonan maaf atas pemberitaan yang muncul. Termasuk atas nama dirinya sebagai mitra dapur.

“Pask Saiful dan Andika merespons dengan baik etikat kami (Pak Adis dan Syamsul) yang sudah mau datang untuk minta penjelasan dari proses pengajuan awal dari A sampai Z sebagai mitra dapur untuk mendukung program pemerintah makan bergizi gratis,” kata Syamsul Bahri.

Baca Juga  Saksi Partai Gelora Diusir dan Diintimidasi di Desa Pelambik

Ditegaskan Syamsul, ini murni kesalah pahaman semata. Pengakuan Saipul Muslim dalam pertemuan cerita Syamsul, Saipul menganggap hal ini wajar saja dan berkomentar macam-macam.

“Semoga ini sebagai pembelajaran agar ketika kita tidak mengetahui sesuatu secara utuh maka selalulah melakukan tabayun dulu atas ketidak pahaman sesuatu,” tulis Syamsul Bahri mengutip perkataan Saipul Muslim.(red)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.