MotoGP 2025, Polres Siapkan Langkah Antisipasi Isu Konflik Lahan

oleh -1586 Dilihat
FOTO ANIS PRABOWO JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Kapolres Lombok Tengah, AKBP Eko Yusmiarto dan Dandim 1620 / Loteng, Letkol Arm Karimmudin Rangkuti.

 

LOMBOK – Jelang perhelatan MotoGP 2025, jajaran Polres Lombok Tengah mulai menyiapkan pemetaan pengamanan.

“Operasi ada yang dilakukan pra dan pada saat acara serta pasca, jadi sekarang ini masuk pra operasi cipta kondisi dan melakukan patroli skala besar dengan anggota Kodim. Kemudian melakukan pelaksanaan kegiatan penggalangan terhadap orang-orang yang berada di daerah sasaran sekitar Mandalika,” terang Kapolres Lombok Tengah, AKBP Eko Yusmiarto, Rabu 10 September 2025.

 

Kata kapolres, untuk pengamanan saat MotoGP digelar nantinya. Pengamanan akan dibantu personel Polda NTB, dengan menurunkan personel 540 anggota dan dari Kodim sekitar 400 orang.

Baca Juga  Tolak Eksekusi Lahan Gili Sudak, Warga Usir Juru Sita Pengadilan

 

“Dari kami mulai bergerak sekarang, dari patroli, cipkon, penggalangan tapi dibagi waktunya,” terangnya.

 

Soal munculnya isu konflik lahan antara masyarakat dan ITDC setiap jelang perhelatan MotoGP, Kapolres mengatakan telah siap melakukan antisipasi melalui kegiatan penggalangan.

 

“Itu fenomena ya, menjelang ini ada saja orang-orang yang menggunakan hal ini untuk memblow up di media – media internasional, kami sudah siap kami selalu berkoordinasi dengan Pak Dandim jika ada pihak-pihak yang akan melakukan itu tetap kita akan redam agar tidak ada gangguan,” tegasnya.

Baca Juga  Senin, Komisi IV Akan Turun ke RSUD Praya

 

Di tempat yang sama Komandan Kodim 1620 / Lombok Tengah, Letkol Arm Karimmudin Rangkuti mengatakan pihaknya lebih lanjut akan membantu Polres untuk pengamanan selama event MotoGP berlangsung.

 

Mengingat ajang tersebut merupakan event internasional dan Sirkuit Internasional Mandalika merupakan aset negara.

Baca Juga  Daerah Pariwisata Tercoreng, Investor: Kami Diganggu dan Diintimidasi

“Kita sama-sama menjaga kepercayaan yang diberikan bangsa ini kepada Lombok Tengah, harapan kami seluruhnya mari sama-sama kita jangan mau dibentrokan Polisi dengan TNI. TNI dengan masyarakat, Polisi dengan masyarakat, jangan mau dibentrokan,” tegas Dandim.

Dandim mengatakan, masyarakat jangan terprovokasi oleh berita – berita yang belum jelas kebenarannya yang bertujuan membuat bentrok antar masyarakat atau masyarakat kepada Polri ataupun kepada TNI.(nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.