Respons Bupati Pathul Terkait Polemik Tambang Emas di Gunung Prabu

oleh -1757 Dilihat
FOTO HILMI JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Bupati Lombok Tengah : Lalu Pathul Bahri

 

 

 

LOMBOK – Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri merespons polemik yang terjadi di lokasi tambang emas di Gunung Prabu, Kecamatan Pujut, baru-baru ini. Lebih-lebih kasus perusakan plang larangan yang dipasang pihak balai konservasi sumber daya alam (BKSDA) NTB oleh oknum warga.

 

Menurut bupati perlunya ada langkah – langkah sosialisasi dilakukan oleh pemerintah melalui lembaga terkait soal larangan melakukan penambangan emas ilegal di Gunung Prabu.

Baca Juga  Gili Perigi Dijual Kepada Investor, Kades Mertak Jelaskan Begini

 

“Saya berharap saling memahami kondisi ini karena kan tidak boleh merusak lingkungan,” tegasnya kepada media, Senin 3 November 2025.

 

Kata bupati, untuk memberikan izin terhadap pertambangan bisa saja diberikan selama bisa dikelola dengan teknologi yang berdampak baik terhadap keberlangsungan lingkungan. Sementara diketahui dampak dari penambangan ilegal kerap menggunakan air raksa atau zat merkuri sebagai pemisah kandungan emas dengan pasir bisa meracuni sumber air masyarakat.

Baca Juga  Antusias Siswa Naik Angkutan Gratis Membludak di Lombok Tengah

 

“Maka itu penting untuk diperhatikan, karena Lombok Tengah diketahui memiliki kawasan pariwisata yang saat ini semakin berkembang pesat. Kalau bisa ramah lingkungan kenapa tidak (diberikan izin, red) karena kita punya daerah pariwisata, tetapi kalau tidak bisa ramah lingkungan ya jangan, karena kita punya pariwisata yang sudah jalan,” tegasnya.

Baca Juga  Nanang Samodra Salurkan Beras untuk Tujuh Desa

 

Terkait siapa saja pihak yang terlibat mengelola tambang di Gunung Prabu. Bupati mengaku tidak terlalu tahu karena pada tahun 2018 sudah tutup. Belum lagi sekarang pertambangan merupakan ranah Pemprov NTB.(nis)

 

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.