Bendungan Batujai Bakal Dijadikan Pusat Terminal Penerbangan Pesawat Air

oleh -1684 Dilihat
FOTO ISTIMEWA / Pesawat air tengah mendarat di salah satu perairan.

 

 

LOMBOK – Kabar baik untuk masyarakat Kabupaten Lombok Tengah. Investor dari PT Abadi Mega Angkutan Nusantara atau Aman Air, berencana akan menjadikan Bendungan Batujai sebagai pusat terminal penerbangan pesawat air khusus pariwisata berkualitas pertama di Indonesia pada tahun 2026.

Sesuai rencana, nanti dua pesawat yang akan digunakan dengan jenis Twin Otter Seaplane untuk melayani penerbangan ekslusif dari Batujai ke sejumlah  destinasi wisata yakni, Benoa, Benete, Teluk Moyo, Labuhan Bajo, Teluk Saleh, Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air dan destinasi lainnya.

 

 

Sebagai bentuk keseriusan, Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri mendampingi pihak investor melihat langsung Bendungan Batujai, Kamis, 18 Desember 2025.

Baca Juga  Banggar DPRD Loteng Beberkan Struktur Rancangan APBD 2024

“Ini sudah lama hajatan untuk membangun tempat bagi teman-teman yang berwisata menengah ke atas untuk berwisata ke Lombok, maka niatan beliau-beliau ini membangun tempat ini sebagai hub atau terminal induk,” katanya kepada media.

 

Bupati menyampaikan, terkait rencana investasi tersebut sebelumnya juga telah dikoordinasikan dengan Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal.

“Mudahan ini bisa segera dilaksanakan,” harapnya.

 

Di tempat yang sama, Wakil President PT Aman Air Daniel Dwi Ananta mengatakan, pengoperasian sea plane tersebut diharapkan bisa mulai pada kuartal tahun 2026.

 

Sementara itu sebelum bisa melakukan operasional, pihaknya masih perlu membangun hanggar untuk perawatan dan penyimpanan pesawat yang membutuhkan lahan seluas 5000 meter persegi. Selain itu juga, pihak perusahaan bakal membangun dermaga apung serta dock.

Baca Juga  Semrawut, Dewan Minta Dikbud Loteng Lakukan Pendataan Ulang

 

“Kami tidak akan mengganggu aktivitas perairan masyarakat sekitar sini, seperti mungkin ada keramba dan sebagainya,” yakinnya.

 

Katanya, alasan dipilihnya Bendungan Batujai sebagai pusat terminal karena lokasi yang strategis dekat dengan Bandara Internasional Lombok serta bendungan air tawar yang memudahkan untuk perawatan pesawat.

Nantinya sejumlah destinasi wisata di Pulau Bali, NTB sampai dengan NTT bisa terlayani. Untuk sementara ini Aman Air juga telah berkoordinasi dengan Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Air Nav dan Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I.

 

President Aman Air, Michael Nicholas berharap nantinya pihaknya dapat memberikan dampak terhadap perkembangan ekonomi di Lombok Tengah, karena menyediakan akses ke daerah wisata terpencil lebih cepat daripada menggunakan kapal laut. Selain itu juga jenis usaha lain akan tumbuh seperti resort ataupun restoran.

Baca Juga  Polemik Pengusaha Pendakian Gunung Rinjani, Dispar Lotim Tak Mau Ikut Campur

Michael Nicholas berharap dapat menghasilkan lapangan kerja di bidang quality tourism, dan bisa menyumbang untuk pendapatan daerah.

 

“Dari sini ke Sumbawa Barat hanya 15 menit sampai dengan ke destinasi, cepat. Kalau di Maladives juga menggunakan sea plane seperti ini jika dihitung sampai USD 5 Juta per tahun devisanya,” ceritanya.

 

Soal tarif, nanti tergantung tujuan dari diminta oleh penumpang karena menggunakan sistem charter atau sewa. Nantinya maksimal kapasitas penumpang sekitar 16 sampai 18 orang.(nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.