Dewan NasDem Dorong Pathul Lakukan Mutasi Sebelum Lebaran

oleh -256 Dilihat
FOTO HUMAS DPRD LOMBOK TENGAH / Anggota DPRD Lombok Tengah / Ki Agus Azhar

 

 

 

LOMBOK – Anggota DPRD Lombok Tengah dari Fraksi Partai Nasional Demokat (NasDem), Ki Agus Azhar mendorong Bupati Lalu Pathul Bahri segera melakukan mutasi jabatan mengingat masih ada sepuluh OPD yang lowong.

Kata Agus, sebelumnya bupati telah mengungkapkan kepada DPRD akan menargetkan mutasi dilakukan pada bulan Februari dan Maret tahun 2026. Sehingga pelayanan tidak terganggu saat hari raya Idul Fitri tahun ini.

 

“Lombok Tengah ini sedikit tidak ada 10 OPD lowong dan sudah lama, kalau ini berlanjut sampai selesai lebaran bahaya apalagi Kepala Dinas Perdagangan tidak ada, Dinas Perhubungan tidak ada dan lain sebagainya,” ucapnya pada kepada Jurnalis Koranlombok.id, Rabu 4 Maret 2026.

Baca Juga  Mayor Teddy Ajudan Prabowo Bukan Timses

 

Sambungnya, jika sejumlah OPD tersebut masih dipimpin oleh pelaksana tugas, hal tersebut dapat menjadi celah untuk melakukan penyalahgunaan kekuasaan dan diatensi juga oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sehingga dirinya mewanti jangan sampai Pemkab melanggar aturan.

 

Ki Agus berharap nantinya PNS yang ditunjuk untuk mengisi jabatan eselon II tersebut merupakan orang yang ahli di bidangnya dan bila perlu yang masih berusia muda agar bisa lebih produktif memimpin instansi.

Baca Juga  Paslon di Loteng Tertangkap Basah Kampanye di Zona Terlarang

 

“Jadi SKPD itu akan amburadur jika dipimpin oleh orang yang bukan ahlinya, pilih yang muda kaena masih energic, kalau yang sudah tua biarkan jadi staf ahli atau asisten,” ucapnya.

 

Sementara itu dengan adanya skema manajemen talenta, menurutnya mutasi jabatan demi pembangunan dan pelayanan publik di Lombok Tengah kedepan akan semakin mudah karena kriteria kompetensi dan kinerja para pejabat tersebut dapat terukur.

Baca Juga  Dewan Suhaidi Prioritaskan Kesejahteraan Petani Dimulai dari Air

 

Agus berharap pejabat yang terpilih nantinya kendati dihadapkan dengan persoalan efesiensi anggaran, namun tetap bisa berinovasi dan berkreasi memberikan pelayanan kepada masyarakat demi kemajuan pembangunan di Lombok Tengah.

 

“Ini kan setiap pribadi PNS itu dipantau kinerjanya dinilai kan bukan sehari dua hari tapi kan lama dengan melihat track record yang baik dan mudahan bisa profesional,” ucapnya.(nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.