Bupati Pathul: Sekolah Rakyat Dibangun Antara Agustus Atau September

oleh -735 Dilihat
FOTO ANIS PRABOWO JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Bupati Lombok Tengah / Lalu Pathul Bahri

 

 

LOMBOK – Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri menyampaikan jika sekolah rakyat akan mulai dibangun bulan Agustus atau September 2026.

Sementara soal lahan seluas 10 hektare di Desa Taman Indah, Kecamatan Pringgarata yang bakal jadi tempat dibangunnya fasilitas pendidikan dan diklaim Pathul telah clear.

 

“Status alih fungsi lahan sudah tidak ada masalah, sekolah rakyat ini akan dibangun Agustus atau September, mudahan dan mohon doa tidak ada halangan dan rintangan,” katanya kepada media di Praya, Rabu 1 April 2026.

Baca Juga  Dukung Wisata Bersih, Otsuka Resmikan Bank Sampah di Dusun Adat Sade

 

Sementara untuk siswa berasal dari 169 ribu kepala keluarga yang masuk dalam daftar masyarakat miskin yang terdata pada desil 1 dan desil 2 pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Sehingga menurutnya, tidak mengganggu jumlah siswa yang terdapat di sekolah atau madrasah swasta sekitar.

 

Sementara, Wakil Bupati Lombok Tengah, H.M. Nursiah mengatakan bahwa rencana pembangunan sekolah rakyat akan memasuki tahap akhir setelah bupati dan kepala dinsos menghadap ke kementerian.

Baca Juga  Video Pengakuan Hubungan Terlarang Oknum Dokter di RSUD Provinsi NTB

 

Sementara itu penyebab pembangunan sekolah rakyat terkesan lama, karena pengurusan administrasi dan koordinasi lintas sektor dan instansi sebelum melakukan pembangunan harus dipastikan clear.

 

“Tahapan teknis nanti kan tentu ada penyerahan lahan dan siapa yang menerima pengelolaan program pembangunan lahannya, dari pusat menyiapkan murid, menyiapkan guru dan sebagainya,” katanya, Selasa 31 Maret 2026.

Baca Juga  Poltekpar Lombok Buka Career Expo, 2.500 Lowongan Pekerjaan Tersedia

 

Begitu juga soal masyarakat yang tinggal menempati lahan, kata Wabup, perlu diberikan pemahaman soal manfaat sekolah rakyat. Ditanya bagaimana dengan masyarakat telah mendiami lahan milik Pemda Lombok Tengah lokasi pembangunan? Nursiah tidak mengatakan bakal ada relokasi.

 

“Bukan masalah itu (relokasi, red), tapi dengan luasnya itu nanti tugas kita harus diberikan pemahaman kebijakan pusat dan menjelaskan manfaatnya kedepan,” jawabnya.(nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.