Heboh! Balita Hilang di Praya Diduga Dibawa Makhluk Halus

oleh -565 Dilihat
FOTO HILMI JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Jumenif saat menceritakan kronologi Lalu Gio Alhamidi Pringandani yang hilang sejak, Kamis sore 23 April 2026.

 

 

 

LOMBOK — Seorang balita bernama Lalu Gio Alhamidi Pringandani usia 3 tahun asal BTN Rinjani Permai, Kampung Rancak, Praya, Lombok Tengah tiba-tiba hilang. Dugaan sementara anak dari pasangan Lalu Gde Pringgadane dan Jumenif dibawa makhluk halus.

 

Berdasarkan cerita dari ibu korban, Jumenif. Katanya, Gio meninggalkan rumah pada Kamis sore, 23 April 2026 atau waktu salat Magrib. Saat itu dia bermain di sekitar kompleks BTN Rinjani dan BTN Pujawan Permai, Kampung Gerenjeng. Namun setelah dilakukan pencarian oleh orang tua dan tetangga, Gio tidak ditemukan di rumah maupun di sekitar lokasi bermain bersama teman-temannya.

Baca Juga  Banjir Terparah Dua Desa di Sekitar Sirkuit Mandalika

Jumenif menyampaikan, setelah mengetahui kejadian tersebut ayah Gio meminta bantuan kepada seorang orang pintar untuk menelusuri keberadaan anaknya. Dari pengakuan orang pintar, Gio disebut sedang dibawa berkeliling di sekitar kompleks.

 

“Saya juga meminta orang tua di Jelantik untuk melakukan syarat guna mengetahui keadaan Gio,” tuturnya di depan media, Jumat 24 April 2026.

 

Menurutnya, Gio sempat meminta uang untuk berbelanja. Namun setelah itu, ia tidak kembali lagi ke rumah. Saat ini pihak keluarga bersama RT, kepala lingkungan (Kaling), lurah, BPBD, Basarnas, serta Damkartan masih melakukan upaya pencarian di sejumlah tempat. Termasuk di aliran sungai menuju Bendungan Batujai.

Baca Juga  Ulama NU dan NW Segera Bahas Sikap Pilgub NTB

 

Ibu Gio berharap anaknya dapat segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat. “Semoga Gio pulang dalam keadaan sehat dan selamat,” ucapnya.

 

 

Berdasarkan pengakuan saksi-saksi

 

Dugaan mistis ini semakin diperkuat dengan hasil pengecekan sejumlah CCTV di area BTN yang tidak menunjukkan adanya pergerakan Gio menuju ke arah sungai maupun jalan raya besar.

Baca Juga  Begal Beraksi di Samping Kodim Lombok Tengah, Motor Berhasil Dirampas

Lokasi hilangnya Gio di sekitar musala juga berjarak cukup jauh, yakni sekitar 40 meter dari aliran sungai terdekat.

Saat ini upaya pencarian masih dilakukan dengan beragam cara, mengelilingi area perumahan menggunakan penginang kuning (bahasa sasak, red), sebuah sarana yang dipercayai masyarakat setempat untuk memanggil orang yang hilang.(hil)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.