LOMBOK – Ajang balapan roda empat GT World Challenge Asia akan kembali dihelat di Sirkuit Internasional Mandalika, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah mulai tanggal 3 sampai 5 April 2026.
Nantinya balapan yang diikuti oleh gentlement driver yang rata-rata merupakan pengusaha dunia serta pembalap professional, salah satunya adalah pembalap kebanggan Indonesia yakni, Sean Galael.
“Tapi kalau GT3 ini kebanyakan pengusaha atau gentlemen driver di kelasnya, ada pengusaha real state, pemilik kapal dan sebagainya, tujuannya di sini mereka balap senang hobinya dia dan kami berharap Indonesia bisa menargetkan mereka untuk mengenal Lombok, NTB menjajaki peluang investasi,” terang Direktur Mandalika Grand Prix Assocation (MGPA), Priandhi Satria dalam konferensi pers di Hotel Santika, Selasa 28 April 2026.
ITDC akan mengundang mereka dalam jamuan makan malam atau welcoming dinner untuk mengenalkan lebih lanjut potensi investasi di Kawasan Mandalika. Sementara itu diketahui sebelumnya sejumlah tim balap yang bertarung di ajang ini telah melakukan sejumlah investasi.
“Jumlah kendaraan ada 22 mobil, nanti satu mobil digunakan oleh dua pembalap secara bergantian tapi ada juga satu mobil hanya satu orang, jadi kurang lebih ada 44 pembalap,” katanya.
Soal persiapan sirkuit dan kondisi trek, Priandhi mengklaim semua telah alat dan perlengkapan seperti lampu, digital flight, race control dan lainnya hingga pemadam api telah dicek ulang. Telah disediakan juga beberapa titik penempatan UMKM, mengingat penonton pada ajang ini diperkirakan bisa 1000 orang lebih dan diharapkan semakin meningkat.
Sedangkan saat ini pihaknya masih melakukan pengecatan di beberapa bagian trek, ajang tersebut direncanakan akan dirangkaikan dengan ajang Mandalika Festival of Speed dan Kartini Race 2026 dengan menghadirkan delapan pebalap wanita pada kelas ini.
Selain itu ajang ini ucapnya juga menyerap lapangan kerja, klaimnya ada sekitar 500 orang yang akan dilibatkan sebagai volunter kebersihan, hospitality, usher hingga petugas marshal dan medis.
Di tempat yang sama Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Nur Aulia mengatakan dengan adanya event-event internasional tidak hanya bisa mendongkrak nama dan citra Pulau Lombok dan Provinsi NTB.
Namun lebih lanjut lewat para pembalap, kru serta penggemar GTWC Asia 2026 bisa membuka jalur investasi kedepan khususnya di bidang pariwisata, sehingga perlu ada kolaborasi dan inovasi yang selalu dijalin oleh Pemprov NTB dan MGPA kedepan.
“Mari kita kawal supaya bagaimana penyelenggaraannya bisa lancar, bagaimana juga bisa memberi makna tidak hanya disisi racenya tapi menikmati destinasi kita dan kembali lagi tentunya bagaimana bisa menghasilkan investasi di NTB,” ucapnya.(nis)





