LOMBOK – Pihak kepolisian Polres Lombok Tengah membocorkan satu rekaman CCTV yang memperlihatkan keberadaan Lalu Gio Almahidi Pringgandani, balita usia 4 tahun sebelum hilang pada Kamis sore, 23 April 2026 di sekitar BTN Rancak, Praya.
Hasil penyelidikan sementara berdasarkan rekaman CCTV dan petunjuk lainnya, polisi kini mengarah ke bagian timur kompleks perumahan tepatnya di sebuah area lahan kosong.
Kepala Polisi Sektor (Polsek) Praya, AKP Susan V. Sualang, mengungkapkan bahwa dari sejumlah titik kamera pengawas (CCTV) yang telah diperiksa, hanya terdapat satu rekaman yang menampilkan keberadaan Gio dengan jelas sebelum balita itu dinyatakan hilang. Dalam rekaman tersebut, Gio tampak berada di sekitar sebuah rumah kosong yang terletak di perempatan kompleks, tidak jauh dari area musala.
“Hanya satu CCTV yang terlihat jelas. Dia sempat bermain di rumah kosong yang berada di depan musala, lalu bergerak ke arah sana,” ungkapnya saat dikonfirmasi media, Rabu, 6 Mei 2026.
Dari rekaman itu terlihat Gio berjalan menuju arah timur kompleks, tepatnya menuju sebuah lahan atau pekarangan kosong yang sudah lama tidak dimanfaatkan.
Susan menerangkan lagi, lokasi tersebut merupakan area jalan buntu. Di dalam kawasan itu terdapat sebuah sumur lama yang diketahui sudah lama ditutup atau ditimbun.
Selain rekaman CCTV, polisi juga menerima keterangan dari salah seorang teman Gio yang menyebutkan bahwa bocah tersebut sempat terlihat berdiri termenung di ujung jalan dekat perempatan musala sebelum akhirnya menghilang.
Ditegaskan Susan, bahwa informasi tersebut berasal dari kesaksian anak-anak sehingga belum dapat dijadikan sebagai fakta utama dalam proses penyelidikan.
“Kalau di CCTV terlihat normal. Keterangan tentang dia (Gio, red) melamun itu berasal dari temannya yang melihat langsung, bukan dari rekaman CCTV,” jelasnya.
Petunjuk dari rekaman CCTV juga diperkuat oleh hasil pelacakan anjing pelacak (K9) yang dikerahkan oleh pihak kepolisian. Dua ekor anjing pelacak yang dilepas dari titik awal Gio bermain, dua anjing pelacak bergerak menuju lokasi yang sama, yakni ke lahan kosong yang terdapat sumur telah ditimbun.
“Kemarin K9 dilepas dari tempat anak-anak bermain. Keduanya bergerak menuju arah terakhir Gio terlihat, dan akhirnya berkumpul di area halaman kosong itu,” terangnya.
Meski demikian, hingga kini petugas belum menemukan barang bukti fisik milik korban di lokasi tersebut walaupun anjing pelacak sempat melakukan pelacakan di sekitar area perkebunan dan lahan kosong.
Susan menuturkan bahwa pihak kepolisian telah melakukan berbagai upaya pencarian secara maksimal, termasuk patroli rutin oleh Bhabinkamtibmas yang juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan petunjuk baru.
Selain itu, kepolisian masih terus melanjutkan proses pencarian serta meminta masyarakat tetap waspada dan memberikan informasi sekecil apa pun yang berkaitan dengan keberadaan Lalu Gio.(hil)





