Dewan Kelan Prioritaskan Perbaikan Jalan hingga Irigasi

oleh -958 Dilihat
FOTO ANIS PRABOWO JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Anggota DPRD Lombok Tengah, Lalu Kelan aat melakukan kegiatan reses di Dusun Petorok, Desa Pendem, Kecamatan Janapria pada Kamis sore, 4 Juni 2026.

 

 

LOMBOK – Anggota DPRD Lombok Tengah Dapil Kopang-Janapria, Lalu Kelan menampung aspirasi masyarakat untuk perbaikan dan penataan jalan. Aspirasi ini keluar dari warga Dusun Mogon dan Dusun Petorok, Desa Pendem, Kecamatan Janapria saat turun Reses, Kamis sore 4 Juni 2026.

 

Dimana, kondisi ruas jalan kabupaten yang menghubungkan antara Montong Gamang hingga ke Ganti banyak berlubang. Sedangkan kondisi jalan kabupaten hingga ke jalan masuk ke lingkungan kedua dusun tersebut juga tampak sangat butuh perbaikan.

 

“Untuk jalan ini mereka meminta perbaikan baik jalan yang berstatus jalan kabupaten, jalan desa ataupun jalan lingkungan,” terang Kelan kepada Koranlombok.id.

 

Baca Juga  Dewan Akan Panggil Lendek dan Kontraktor Proyek Danau Biru

Anggota dewan dari Fraksi Partai Golkar ini menyampaikan, masyarakat juga meminta perbaikan fasilitas sistem irigasi untuk pertanian serta penataan tiang listrik yang semrawut dengan tiang serta kabel telepon dan penyedia layanan internet.

 

“Kemudian penataan lingkungan, misalnya ada musala atau masjid yang perlu batu sikat atau ada lingkungan yang masih becek. Kalau dari ibu -ibu meminta pakaian adat dan alat masak untuk kegiatan banjar, tadi dari remaja meminta pembinaan olahraga dan sebagainya,” bebernya.

Baca Juga  Anggota Dewan Supli Tawarkan Solusi Buat Kecamatan Leneng

 

Apirasi di bidang pendidikan dan kesehatan saat ini tidak terlalu banyak disampaikan masyarakat, hal itu karena Kelan telah menfokuskan program pokok pikiran pada dua program tersebut sejak tahun 2019 lalu. Apalagi  hampir semua sekolah di daerah pilihnya rata – rata juga telah menerima program revitalisasi satuan pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

 

Selain itu, sebelumnya melalui program pokir dirinya juga sempat menganggar untuk pembuatan sumur bor namun saat ini karena ada moratorium yang lebih memprioritaskan 70 persen pada bidang infrastruktur dan 30 persen lainnya dialokasikan untuk bidang pendidikan dan kesehatan.

Baca Juga  Ancaman Mogok Kerja, Komisi I Minta Pemkab Segera Carikan Solusi

 

Ditambahkan Kelan, pada prinsipnya semua aspirasi masyarakat dalam program reses ditampung namun selama masih bisa diupayakan melalui program yang dicanangkan oleh Pemda. Dia berharap pada tahun 2027 mendatang sumber anggaran APBD bisa semakin meningkat sehingga bisa menjawab semua permintaan yang dibutuhkan oleh masyarakat.(nis)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.