Rencana Pinjaman 200 Miliar, Ketua DPRD Loteng Persilakan Pemkab Mendiskusikan

oleh -127 Dilihat
FOTO ANIS PRABOWO JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Ketua DPRD Lombok Tengah / Lalu Ramdan

 

 

LOMBOK – Ketua DPRD Lombok Tengah, Lalu Ramdan buka suara terkait rencana pemerintah kabupaten melakukan pinjaman Rp 200 miliar kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Ramdan mengatakan, ia mempersilakan Pemkab mendiskusikan lebih lanjut kepada DPRD jika memang diniatkan untuk percepatan perbaikan infrastruktur.

 

Soal ini, kata Ramdan, sampai sekarang belum ada pembahasan dan koordinasi dari eksekutif kepada legislatif. Ini masih dianggap sebagai wacana tanpa adanya proposal yang diajukan kepada DPRD.

Baca Juga  Satu Jemaah Calon Haji Lombok Tengah Masih Dirawat di RSUD Provinsi NTB

 

“Kita tunggu proposalnya, baru kita lihat pembiayaannya untuk apa, skemanya seperti apa,” tegasnya kepada media, Jumat, 14 Agustus 2026.

Dijelaskannya, jika wacana tersebut dianggap memiliki niat baik DPRD akan mendukung. Tapi tidak hanya kepada dirinya selaku Ketua DPRD, ini juga harus dibahas antara Pemda dengan Badan Anggaran (Banggar).

Terkait adanya pro kontra masyarakat terhadap wacana ini, Pemkab masih memiliki beban utang sebelumnya kepada PT SMI sebesar Rp 113 miliar yang masih diangsur selama 4 tahun. Maka, menurut Ramdan masih belum pasti dan belum dibicarakan kepada Banggar.

Baca Juga  Reaksi Pathul Ketika Motor Dinas Kadus Disentil

 

“Kalau itu niatnya untuk kebaikan, kita mampu menghitung kemudian mampu mengembalikan dan tidak berdampak pada fiskal Lombok Tengah setiap tahun, ya mengapa tidak. Tapi ini kan belum dan kita perlu pelajari bersama,” tegasnya.

 

Belum lama ini, Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri mengatakan soal rencana peminjaman dana masih dikaji dan perlu didiskusikam dengan DPRD.

Baca Juga  Bupati Pathul Gercep, Kerahkan Sejumlah OPD Cek Kondisi Warga Penyakit Kulit

Pathul menyampaikan, rencana melakukan peminjaman sebesar Rp 200 miliar perlu ada feasibilty studies dan perencanaan lainnya yang dihajatkan untuk perbaikan ruas jalan yang saat ini rusak di Lombok Tengah.

Sementara soal kapan pinjaman itu dilakukan, Pathul masih melihat bagaimana situasi keuangan daerah kedepan.

“Kami tidak akan berjanji kapan, tapi kita akan melihat bagaimana dua bulan kedepan dulu seperti apa baru kita diskusikan,” tegasnya, Rabu 12 Agustus 2026. (nis/hil)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.