Gunung Anak Krakatau Erupsi, Delapan Penerbangan dari Lombok ke Jakarta Dibatalkan

oleh -374 Dilihat
FOTO ISTIMEWA / Sejumlah penumpang saat menunggu informasi keberangkatan di Bandara Internasional Lombok, Minggu, 6 September 2026.

 

 

 

LOMBOK – Imbas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda membuat 17 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Lombok dibatalkan. General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Lombok, Aidhil Philip Julian mengatakan di Lombok juga terdampak.

“Saat ini kondisi operasional di BIZAM berjalan normal, namun terdapat delapan penerbangan terdampak dengan status pembatalan penerbangan,” terangnya dalam rilis resmi, Minggu 6 September 2026.

 

Katanya, sejumlah penerbangan hingga pukul 13.00 WITA antara lain penerbangan keberangkatan dari Bandara Internasional menuju Bandara Intenasional Soekarno – Hatta di Cengkareng, Jakarta antara, TransNusa (8B 5162) 08.30 WITA. Super Air Jet (IU 769) 06.15 WITA. Garuda Indonesia (GA 431) 11.15 WITA. Citilink Indonesia (QG 641) 12.30 WITA. Pelita Air (IP 143) 16.15 WITA. Super Air Jet (IU 763) 10.40 WITA. Batik Air (ID 6657) 14.40 WITA. Garuda Indonesia (GA 433) 14.45 WITA. Super Air Jet (IU 767) 17.10 WITA

Baca Juga  Dewan Supli: Pemerintah Jangan Cekik Masyarakat dengan PPN 12 Persen

Dijelaskannya, kemudian penerbangan kedatangan sebaliknya dari Bandara Intenasional Soekarno – Hatta di Cengkareng, Jakarta ke Bandara Lombok yakni, TransNusa (8B 5161) 08.00 WITA. Super Air Jet (IU 762) 10.00 WITA. Garuda Indonesia (GA 432) 10.30 WITA. Citilink Indonesia (QG 640) 12.00 WITA. Pelita Air (IP 142) 15.30 WITA. Super Air Jet (IU 764) 16.30 WITA. Batik Air (ID 6656) 14.00 WITA. Garuda Indonesia (GA 430) 14.00 WITA.

Baca Juga  Wewenang Bupati, Gerai KDMP Dibangun di Lahan SMPN 5 Praya Timur

Aidil mengimbau kepada calon penumpang pesawat untuk memperhatikan informasi jadwal penerbangan terbaru dari maskapai menyusul penutupan sementara (Aerodrome Closed) Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pada 5 September 2026 pukul 21.52 WIB sampai dengan 6 September 2026 pukul 13.30 WIB berdasarkan NOTAM A3341/26.

 

Dijelaskannya, status aerodrome closed karena indikasi sebaran abu vulkanik saat ini juga ditetapkan di Bandara Internasional Halim Perdana Kusuma dan Bandara Internasional Radin Inten II Lampung.

Menyusul kondisi tersebut para penumpang yang terdampak penerbangannya telah diberikan update situasi dan edukasi baik oleh pihak customer service bandara maupun maskapai serta diberikan pilihan untuk mengajukan refund maupun reschedule atas penerbangan terdampak.

Baca Juga  Odong-odong Nyaris Dibakar di Praya Gegara Ambil Lahan Angkutan Umum

 

“Para pengguna jasa bandara diimbau untuk memeriksa status penerbangan secara berkala melalui kanal resmi maskapai serta juga dapat menghubungi Contact Center Angkasa Pura Indonesia di nomor telepon 172 untuk mendapatkan informasi terkini,” pungkasnya.

 

Sementara itu diketahui Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) juga mengalami erupsi pada hari ini, Minggu 6 September 2026.

Terkait hal ini, Humas Bandara Internasional Lombok Hydia Putri mengatakan pihaknya masih menunggu informasi terbaru terkait jadwal penerbangan yang terdampak.

“Sementara belum ada info untuk yang di NTT,” katanya singkat.(nis)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.