LOMBOK — Pemerintahan Lombok Tengah di bawah komando Pathul-Nursiah kembali akan menggelar mutasi besar-besaran tahun 2026. Mutasi akan menyasar pejabat eselon II hingga IV. Mutasi diharapkan bisa dilaksanakan sebelum bulan November 2026.
“Harapan kami tidak sampai bulan November sudah bisa dilaksanakan mutasi, mudahan sebelum pertengahan bulan ini,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya kepada jurnalis Koranlombok.id, Jumat 11 September 2026.
Mutasi selain untuk penyegaran birokrasi juga digelar untuk mengisi banyaknya kursi pejabat tanpa nahkoda. Firman Wijaya mengungkapkan bahwa saat ini Pemkab masih mematangkan berbagai persiapan dan tahapan teknis, termasuk menunggu jadwal resmi pelaksanaan tes asesmen dari pihak penyedia layanan (assessor).
“Ada tahapan-tahapan yang harus kita siapkan terlebih dahulu untuk pengisian jabatan-jabatan tertentu. Kita masih menunggu jadwal pasti dari penyedia layanan. Berdasarkan laporan dari BKPSDM, Insyaallah pada minggu ketiga September ini tahapan yang kita tunggu sudah mulai berjalan,” katanya.
Firman menjelaskan, setelah seluruh proses asesmen selesai dan hasilnya keluar, maka proses mutasi pejabat dapat segera dieksekusi.
Terkait jumlah aparatur sipil negara (ASN) yang akan dimutasi, diperkirakan mencapai ratusan pejabat. “Sekitar 180 sampai 190 pejabat dari eselon II, eselon III, hingga IV,” bebernya.
Menanggapi banyaknya kursi kosong pejabat yang sudah lama tak terisi dan diduduki Pelaksana Tugas (Plt). Firman memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal. Kendati para pejabat Plt mengemban tugas ganda dipastikan tak terganggu.(hil)





