LOMBOK – Mutasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah tinggal menunggu keputusan Bupati Lalu Pathul Bahri dan Wakil Bupati Nursiah.
Sekda Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya mengatakan tahapannya sedang berproses dan lebih lanjut pihaknya melakukan profiling kepada kandidat ASN yang mengisi sejumlah jabatan lowong.
Sebelumnya telah melakukan asessment terhadap sejumlah pejabat yang duduk di jabatan eselon II dan eselon III. Hasil asessment baru keluar kemarin, selanjutnya akan diserahkan kepada bupati dan wakil bupati.
“Sedang berproses semua kebutuhan dan syarat, profiling masing -masing ASN sudah ada di kami, sedang kami kompilasi dan nanti kami sampaikan usulan ke tim manajemen talenta agar dipilih oleh Pak Bupati dan Wabup mengisi jabatan yang kosong,” ungkap Sekda kepada media pada Selasa, 27 Oktober 2026.
.
Kata Firman, setiap pos jabatan diusulkan tiga nama dan nantinya setelah ada satu kandidat yang disetujui oleh bupati dan wakil bupati, baru melakukan proses perizinan ke pemerintah pusat.
Terkait saran agar proses mutasi jabatan tidak boleh dicampur antara jenjang jabatan yang berbeda, Sekda menjelaskan yang dimaksudkan agar usulan jabatan diberikan tidak double di satu sisi diusulkan mengisi jabatan yang selevel namun juga diusulkan mengisi jabatan diatasnya lewat promosi jabatan.
“Karena begini, kalau kita mengusulkan mengisi jabatan karena promosi, dari eselon III naik ke eselon II maka eselon III ini kan harus diisi,” tegas dia.
Firman berharap akhir tahun usulan nama – nama untuk mutasi jabatan bisa dilaksanakan, baik jenjang eselon III ataupun di eselon II dan akan dilakukan secara bersamaan.
“Mudahan, Insyaallah ya,” singkat Sekda.(nis)






