Wartawan Tanyakan Visa Haji, Kepala Kanwil Kemenag NTB ‘Membuang Muka’

oleh -1779 Dilihat
FOTO TANGKAP LAYAR VIDEO JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Kepala Kanwil Kemenag NTB Zamroni Aziz

 

 

LOMBOK – Kepala Kanwil Kemenag NTB, Zamroni Aziz membuang muka dari wartawan saat ditanya visa jemaah calon haji NTB yang banyak tertunda keberangkatannya. Dengan nada sedikit marah, Zamroni tidak menghiraukan pertanyaan wartawan.

“Nanti konferensi pers,” katanya singkat sembari meninggalkan wartawan di Bodak, Praya, Lombok Tengah, Senin (5/5/2025).

 

Di tempat yang sama, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal menyebutkan keluhan para jemaah calon haji terkait visa dipastikannya hanya masalah administrasi.

 

“Ini insyaallah bisa tertangani, ini sepenuhnya adalah kewenangan Pemerintah Arab Saudi dan saya sudah cek ke Kementerian Luar Negeri, KBRI Riyadh dan Kementerian Agama ini sudah on the track, tapi emang ada beberapa situasi yang mereka harus tangani tapi nggak usah khawatir yang penting semua masih dalam kuota,” kata Iqbal di Bodak.

Baca Juga  Turun Reses, Dewan Ferdi Tampung Aspirasi Masyarakat

 

 

Diketahui sebanyak 52 orang jemaah calon haji asal Lombok Tengah ditunda jadwal pemberangkatannya ke Tanah Suci Makkah. Sekarang 52 jemaah ini telah dipindahkan ke kelompok terbang (Kloter) 6 yang awalnya mereka tergabung dalam Kloter 2. Keterlambatan jadwal pemberangkatan ini disebabkan terlambatnya Visa diberikan oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Dalam Kloter tersebut termasuk Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri dan Ketua DPRD Lalu Ramdan.

Baca Juga  50 Persen Siswa di Lombok Tengah Belum Terima Manfaat MBG, Terutama di Pelosok

Kepala Kemenag Lombok Tengah, Nasrullah pada pelepasan pemberangkatan perdana jemaah calon haji Lombok Tengah di halaman Masjid Agung, Jumat (2/5/2025). Dari kondisi ini, kata Nasrullah, 52 CJH yang belum mendapatkan Visa tersebut digantikan oleh KBIH Al Husna Pimpinan TGH. Zainul Majdi yang akan menyusul ke Asrama Haji sore ini.

“Kita tidak mau tarik ulur jemaah dari luar seperti tahun kemarin dengan Kabupaten Lombok Barat yang masih kurang 17 orang jelang waktu keberangkatan,” ungkapnya kepada media.

Baca Juga  Selfie Berujung Maut, Gadis 20 Tahun Tewas di Pantai Semeti

 

Nasrullah yakin, visa para calon jemaah akan cepat keluar sebelum jadwal keberangkatan berikutnya. Diungkapkannya, pada tahun-tahun sebelumnya hal serupa pernah terjadi tetapi tidak sebanyak tahun 2025.

Dia belum mengetahui secara pasti berapa visa calon jemaah yang belum keluar pada keberangkatan selanjutnya. Sebab, semua prosesnya berada di Arab Saudi dan pihaknya hanya bisa menunggu.

“Kejadian seperti ini tidak hanya terjadi di Lombok Tengah tetapi juga secara nasional. Mungkin di Arab Saudi mengurus jutaan jemaah banyak sekali masalah yang ditangani,” klaimnya.(nis)

 

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.