Balap Lari Liar Marak, Kapolres Loteng ‘Tantang’ Pelari Adu Cepat di Sini

oleh -1220 Dilihat
FOTO HILMI JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Para pelari saat adu kecepatan arena lintasan depan Mapolres Lombok Tengah, Sabtu malam 14 Maret 2026.

 

 

LOMBOK — Balap lari liar pada malam bulan Suci Ramadan begitu marak. Hal ini juga ditemukan di Lombok Tengah. Kapolres Lombok Tengah, AKBP Eko Yusmiarto menantang para pelari yang ada di Pulau Lombok bahkan NTB berani adu kecepatan di area yang telah disiapkan depan Mapolres. Pembukaan lomba ini digelar Sabtu malam, 14 Maret 2026.

Sementara lintasan lomba lari yang digunakan, Polres menyulap ruas jalan di depan Mapolres menjadi lintasan sprint sepanjang 100 meter. Event itu diberi nama Runmadhan Kapolres Cup dan diikuti ratusan pelari. Sementara babak puncak dijadwalkan berlangsung Minggu malam, 15 Maret 2026.

Baca Juga  Pelaku Hipnotis Bawa Kabur Dua Anak Penjual Piscok di Jontlak

 

 

Sesuai data, terdapat 282 peserta ambil bagian. Mereka datang dari berbagai daerah di NTB. Mulai dari Kabupaten Dompu, Sumbawa, Kota Mataram, hingga sejumlah wilayah di Pulau Lombok.

 

Kapolres saat membuka event mengatakan, kegiatan ini digelar untuk menyalurkan minat masyarakat terhadap olahraga lari. Menurut Eko, selama ini sebagian anak muda memilih berkompetisi secara sembunyi-sembunyi di jalan umum.

 

“Kami ingin menyediakan ruang yang aman dan terbuka bagi mereka yang punya hobi berlari,” katanya.

 

Polisi berharap para pelari yang sebelumnya kerap menggelar lomba lari tanpa izin bisa beralih mengikuti kegiatan resmi seperti ini.

Baca Juga  Pebalap Delvintor Alvarizi Target Selesaikan Balapan MX2

 

Kapolres menyampaikan, pihaknya selaku panitia telah menyiapkan hadiah jutaan tunai dengan total puluhan juta rupiah. Juara umum berhak membawa pulang hadiah sekitar Rp2,5 juta disertai piagam penghargaan. Selain itu, juara pertama mendapatkan Rp 1,5 juta, juara kedua Rp 1 juta, dan juara ketiga Rp 750 ribu.

 

“Jadi pemenang dari semua kategori akan kita adu kembali untuk mencari juara umum,” ujarnya.

 

Untuk menjaga persaingan tetap seimbang, peserta dibagi dalam beberapa kategori, usia bawah 15 tahun, remaja usia 15 hingga 20 tahun, kategori senior di atas 20 tahun, serta kategori wanita.

Baca Juga  Bawa Atlet Paralayang, Bus Polda NTB Tengah Terguling

 

Selanjutnya, para pemenang dari seluruh kategori juga direncanakan akan diberangkatkan ke Bali untuk mengikuti event Kemala run.

 

“Kita kumpulkan mereka hari ini untuk mendapatkan prestasi sekaligus mencari bibit sprinter dari Lombok Tengah,” kata Eko.

 

Kapolres menilai kegiatan tersebut bukan hanya sekadar hiburan selama Ramadan. Ia berharap ajang ini dapat melahirkan bibit atlet lari dari Lombok Tengah maupun NTB.

 

Menurut dia, kegiatan serupa direncanakan menjadi agenda tahunan setiap bulan Ramadan. Lintasan yang digunakan saat ini juga akan dibenahi bahkan diperpanjang agar dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai jogging track.(hil)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.