LOMBOK — Oknum Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Praya, Lombok Tengah diduga melakukan pelecehan seksual kepada stafnya. Kasus ini terbongkar pasca beredarnya video mediasi di sosial media.
Dalam video itu, terdengar pengakuan seorang korban yang tak terima dibelai-belai oleh terduga pelaku sambil sesenggukan menangis.
Video itu pertama kali diunggah oleh akun facebook @Bang_Guru beberapa jam lalu. Postingan itu saat ini telah ditonton ribuan kali dan direspons ratusan orang.
“Ndak andang muri (jangan hadap belekang, red) pak fokus gawek laporan beridap kepala muk due kali pak, ” ucap korban dalam video sambil sesenggukan.
Korban dalam video menambahkan, kepala SPPG mengajaknya ke tempat yang lain dan sepi biar kerja lebih tenang.
“Makanya setelah Kepala SPPG itu pergi saya langsung liat atas untuk cek CCTV agar tidak begini kejadiannya namun tidak ada saya lihat CCTV. Kenapa saya berani ngelapor karena saya merasa,” katanya dalam video tersebut.
Ia mengungkapkan, dirinya mencari CCTV paling awal agar tidak terjadi kesalah pahaman.
“Saya cari CCTV paling awal. Saya juga tidak mau mencari masalah kak karena kita juga sering main-main di dapur ketawa ketawa,” tuturnya.
Pelaku sekaligus Kepala SPPG dalam video menyangkal bahwa dirinya tidak ada niatan untuk melakukan hal yang tidak senonoh tersebut.
Terpisah, Kepala Seksi Humas Polresta Lombok Tengah, IPTU Lalu Brata Kusnadi yang dikonfirmasi mengaku belum menerima laporan atas kejadian ini.
“Belum masuk laporannya dek, tadi saya sudah konfirmasi ke SPKT,” jawab Brata saat dikonfirmasi Koranlombok.id via telepon, Senin 27 Juli 2026.(hil)






