Kemiskinan, Pathul Ngaku Turunkan Dua Digit Saja Setengah Mati

oleh -1157 Dilihat
FOTO DIKI WAHYUDI JURNALIS KORANLOMBOK.ID Seorang nelayan saat mengangkat pocong atau alat tangkap benih loster di Pantai Gerupuk, Pujut, beberapa waktu lalu.

LOMBOK – Pemerintahan Lombok Tengah di bawah kendali HL. Pathul Bahri dan HM. Nursiah sulit menurunkan angka kemiskinan. Bupati mengakui untuk menurunkan dua digit saja  dalam satu tahun kerja keras setengah mati.

Sementara, Lombok Tengah posisi nomor dua  dari 10 kabupaten/kota di NTB yang memiliki angka kemiskinan yang tinggi yakni 12,89 persen dari sebelumnya 13,44 persen atau sekitar 131,94 ribu jiwa dari 1,059 juta jiwa.

Baca Juga  Ditemukan Tengkorak Manusia di Perbukitan Sekotong, Diduga Warga Loteng

Pathul Bahri mengatakan, menurunkan angka kemiskinan cukup berat terlebih penduduk Lombok Tengah merupakan terbanyak kedua setelah Lombok Timur. Tapi dirinya bersyukur karena angka kemiskinan tidak setinggi seperti angka rata-rata kemiskinan di NTB.

Baca Juga  Beli Elpiji 3 Kg Gunakan KTP, Dewan Loteng Menilai Tidak Efektif

“Kita syukur dan terus kita ikhtiarkan,” terangnya kepada awak media, Selasa (7/3/2023).

Politisi Gerindra ini mengatakan untuk mengentaskan kemiskinan harus dengan kerjasama dan sinergis semua pihak. Untuk itu, pemkab membangun berbagai macam infrastruktur salah satunya ditujukan untuk pengentasan kemiskinan, terutama jalan untuk sarana lalu lintas perniagaan masyarakat.

Baca Juga  Bau Nyale, Pemkab Loteng Akankah Datangkan Band Ternama?

“Punya indikator cukup banyak, termasuk berimplikasi pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM),” katanya.(nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Memberikan informasi Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.