Peternak dan Petani Apresiasi Pelatihan Pengolahan Pupuk Organik dari Pandawa Ganjar

oleh -2943 Dilihat
FOTO ISTIMEWA KORANLOMBOK.ID Peserta pelatihan pengolahan pupuk organik foto bersama Sukarelawan Pandawa Ganjar, Jumat (17/11/2023).

LOMBOK – Peternak dan petani dari empat kecamatan di Kabupaten Lombok Tengah mengapresiasi  pelatihan pengolahan pupuk organik yang digelar sukarelawan Pandawa Ganjar Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pelatihan ini melibatkan peternak dan petani dari Kecamatan Pujut, Kecamatan Praya Barat, Kecamatan Praya Timur dan Kecamatan Praya Tengah.

Peserta yang mengikuti pelatihan mengaku mendapatkan banyak ilmu baru dari pelatihan pengolahan pupuk organic yang dilaksanakan Pandawa Ganjar NTB.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami. Mudah-mudahan bisa menjadi apa yang dibutuhkan warga di sini bisa ada bantuan,” harap salah satu peserta pelatihan, Abdul Gofur di Desa Ketara, Kecamatan Pujut, Jumat (17/11/2023).

Baca Juga  GOR Tastura, Bocor, Pompa Air Rusak, Miris!

 

Dalam pelatihan itu, para peternak dan petani dipraktekkan langsung tentang bagaimana mengolah pupuk organik yang bagus, murah dan mudah dibuat.

Dimana praktek pengolahan diperlihatkan langsung oleh pemateri yang telah profesional dan berfokus terhadap pengolahan pupuk organik di NTB.

Abdul menyebutkan, kegiatan pelatihan dari para pendukung Ganjar Pranowo-Mahfud MD itu sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas dari peternak dan petani.

Baca Juga  Waspada Copet Bagi Pengantar Jemaah Haji

“Pemateri sudah menyampaikan cara-cara untuk mengolah pupuk biar tanaman bisa menjadi subur, terus hasilnya bisa memuaskan,” terangnya.

Disamping itu, apresiasi untuk Pandawa Ganjar turut disampaikan Imran Rosadi selaku pemateri. Dia menyebut, kegiatan pelatihan Pandawa Ganjar sangat positif bagi masyarakat NTB.

“Kegiatan Pandawa Ganjar sangat bagus biar masyarakat bisa paham lebih jauh tentang pupuk. Harapan kami semua pihak bisa lebih banyak mengadakan kegiatan seperti ini,” kata Imran.

Baca Juga  Dewan Loteng Bahas Ranperda 14 Desa Pemekaran

 

Dirinya berharap, masyarakat bisa menyerap ilmu baru sebanyk-banyaknya dari pelatihan itu untuk mengoptimalkan sumber daya pengolahan pupuk yang melimpah yang ada d NTB.

“Tadi kami sampaikan cara membuat pupuk, kemudian potensi pupuk ini sangat banyak sumber dayanya seperti kotoran kandang saja sudah sangat banyak di setiap rumah warga di sini,” terangnya.(dik/adv)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.