Delapan Dusun di Selong Belanak Diterjang Banjir, Satu Orang Sempat Hanyut

oleh -738 Dilihat
FOTO TANGKAP LAYAR / Sejumlah pengendara tidak bisa melanjutkan perjalanan karena jalan tergenang air.

 

 

 

 

LOMBOK  — Banjir kembali menerjang delapan dusun di Desa Selong Belanak, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Selasa malam, 13 Januari 2026. Curah hujan tinggi yang berlangsung cukup lama menyebabkan sekitar kurang lebih 100 kepala keluarga (KK) terdampak, dengan ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa.

 

 

Kepala Desa Selong Belanak, Kadir Jaelani mengatakan delapan dusun yang terendam banjir meliputi Dusun Serangan, Dusun Tomang Omang, Dusun Dasan Baru, Dusun Lengkok Dalem, Dusun Kapal, Dusun Rujak Tengah, Dusun Selong Belanak, dan Dusun Rujak Praye. Hingga Selasa, 14 Januari 2026 banjir kembali merendam sejumlah wilayah akibat hujan yang masih turun sehingga menghambat akses jalan warga.

Baca Juga  Polda Turun ke Lokasi Emak-emak Mandi Lumpur di Desa Setanggor

 

 

“Banjir ini terjadi sejak malam hari, dan Dusun Kapal menjadi wilayah yang paling parah terdampak,” ungkapnya saat dikonfirmasi Koranlombok.id, Rabu 14 Januari 2026.

 

Kades menceritakan, selain merendam permukiman warga, banjir juga mengakibatkan kerusakan infrastruktur. Jalan umum di Dusun Serangan dilaporkan nyaris putus, sementara sejumlah ruas jalan lainnya tertutup material lumpur. Jalan tersebut merupakan akses penghubung antara Dusun Serangan dan Torok Aik Belek.

Baca Juga  Dorong Jalan Kabupaten jadi Jalan Provinsi

 

“Tinggal sedikit lagi, jalan itu akan putus,” katanya.

 

Menurut Kadir, penyebab utama banjir adalah curah hujan yang sangat tinggi dalam waktu lama. Selain itu, banjir juga dipicu oleh air kiriman dari dusun-dusun yang berada di wilayah lebih tinggi di desa Selong Belanak.

 

“Banjir ini hampir setiap tahun terjadi karena saluran air menuju pantai terlalu kecil, ditambah air kiriman dari dusun-dusun di Desa Selong Belanak yang wilayahnya lebih tinggi dari dusun yang terendam,” jelasnya.

Baca Juga  Qomar Vs Firman, Siapa Otak di Balik Kegaduhan KONI Lombok Tengah?

 

Meski demikian, Kadir memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, satu orang warga sempat hanyut terbawa arus air dan berhasil diselamatkan.

Ia mengatakan, pihaknya telah melaporkan kondisi tersebut kepada camat serta instansi terkait dan saat ini masih menunggu tindak lanjut.

Kadir berharap pemerintah segera melakukan perbaikan, terutama pada akses jalan yang rusak. “Ini merupakan ruas jalan pariwisata yang ramai dilalui masyarakat untuk mencari rezeki. Kami berharap segera ada penanganan,” pungkasnya.(hil)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.