LOMBOK – Tim bolavoli GTS Pujut, Kabupaten Lombok Tengah berhasil mengukir sejarah. Atlet voli U-17 ini mewakili Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk pertama kali tampil di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2023. Event nasional itu berlangsung di GOR Green Lake, Tanggerang, Banten tanggal 19 sampai 25 November kemarin.
“Ini pertama kali ada tim NTB tampil di Kejurnas bolavoli U-17,” terang Pelatih Kepala Sekretaris Akademi Bolavoli GTS Pujut, Imam Wahyu Satriawan kepada jurnalis Koranlombok.id, Sabtu (25/11/2023).
Imam menceritakan, setidaknya ada 36 peserta perwakilan masing-masing provinsi yang bertanding dalam event nasional tersebut.
“Potensi atlet kita bagus, tapi kesempatan mereka untuk tampil terutama di event nasional yang kurang. Semoga PBVSI terus memberikan support kepada tim-tim yang ada di NTB untuk berani tampil di level nasional demi kemajuan bolavoli kita,” kata pria jebolan IPDN ini.
Selama bertanding, tim GTS Pujut, Lombok Tengah tidak hanya mengandalkan kekuatan dari GTS saja. Tim dibawah binaan Imam ini berkolaborasi dengan tim Jakarta.
“Tapi hitungan tetap GTS Pujut kirim 14 pemain,” tegasnya.
Imam tidak mau menutupi jika timnya kalah di event nasional itu. Pasalnya, ini baru pertama kali atlet yang dilatihnya itu tampil di event bergengsi. Terutama bagi kelompok junior.
“Dua-duannya kalah 3-0, semoga ini menjadi awal yang baik buat bolavoli GTS Pujut khususnya dan NTB pada umumnya,” ucapnya.
Saat bertanding, GTS Pujut bertemu dengan tim bolavoli ternama. Diantaranya, Sayu Pool, Yuso Jogja dan PVB Bulungan.
Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Bolavoli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Lombok Tengah, Suhaimi memberikan apresiasi kepada tim GTS Pujut yang sudah berhasil tampil di Kejurnas bolavoli U-17.
Kedepan Suhaimi berharap GTS Pujut bisa tampil lebih baik lagi. Namun ia mengaku bangga kepada atlet bolavoli di Lombok Tengah yang terus menunjukkan kemajuan.
“Karena ini baru pertama kali menurut saya wajar, dan ini sudah luar biasa,” katanya.
Anggota dewan dua periode ini berjanji akan terus memberikan yang terbaik untuk dunia perbolavolian di Kabupaten Lombok Tengah khususnya. Bahkan berkomitmen akan terus memberikan dukungan apapun untuk kemajuan bolavoli, termasuk para atlet voli.
“Kalau ini sebenarnya sudah kita lakukan sejak lama, dan ini menjadi komitmen saya juga,” tegas Suhaimi.(dik)





