LOMBOK – Pemerintah Kota Mataram melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) telah mengusulkan 2 miliar untuk pembangunan panggung literasi ke Kepala Perpustakaan Nasional (Kapusnas).
Dari anggaran 2 miliar yang diusulkan ini, tidak hanya dihabiskan untuk membangun panggung literasi melainkan bakal dibangun stand UMKM. Karenan nantinya perpustakaan akan dijadikan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial. Maka kedepan setelah adanya panggung literasi ini, para pelaku UMKM yang sukses mereka juga akan diberikan kesempatan praktek di sana. Bahkan ini direncanakan akan dibukukan.
“Kenapa mereka bisa sukses, ini kan masyarakat luas perlu tahu,” terang Kepala Diarpus Kota Mataram, Jemmy Nelwan, Rabu (17/1/2024).
Ditegaskan Jemmy, dalam pengusulan anggaran pembangunan panggung literasi ini. Pihaknya juga berharap ada dukungan anggaran melalui APBD ketika pusat tidak bisa mendukung sepenuhnya.
Sementara itu di tengah pengusulan anggaran 2 miliar untuk pembangunan panggung literasi. Jemmy juga mengungkapkan jika Diarpus Kota Mataram akan pindah bulan Januari ini ke gedung baru di Jalan Dr.Soedjono Lingkar Selatan, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela.
“Kalau tempat baru fisiknya sudah 100 persen. Bulan Januari kami pindah pelayanan saja dulu, kantor tetap di gedung sebelumnya. Cuma memang tinggal beberapa program belum masuk untuk di gedung baru ini,” bebernya.
Sekarang ini lanjut Jemmy, pihaknya sedang pilah dan klasifikasi buku yang akan dibawa ke gedung baru. Begitu juga dengan peralatan lain misalnya rak dan lainnya. Sementara untuk buku lama bakal diberikan pinjam pakai kepada kelurahan. Begitu juga ke taman baca jika ada yang bersurat ke dinas.
“Intinya nanti kita buat seperti mengedukasi informasi dan teknologi kepada masyarakat, mereka tahu apa yang dikerjakan juga. Tidak hanya untuk baca saja,” singkatnya.(srf)







