Dewan Dukung Rencana Tukar Guling Lahan Pemkab di Mandalika

oleh -2819 Dilihat
FOTO ANIS PRABOWO JURNALIS KORANLOMBOK.ID Ketua Komisi I DPRD Lombok Tengah / H. Ahmad Supli

LOMBOK – Ketua Komisi I DPRD Lombok Tengah, H. Ahmad Supli mendukung rencana tukar guling lahan milik Pemkab di Kawasan Mandalika dengan PT. ITDC. Dalihnya demi penataan UMKM yang berada di depan Sirkuit Mandalika.

“Terkait itu saya setuju dan akan mendorong Pemda untuk bernegosiasi dengan Pemerintah Pusat atau ITDC untuk memperjuangkan hajat kita untuk tukar guling ini,” kata Supli kepada media, Senin (22/1/2024).

Politikus PKS itu menyebutkan, tukar guling bukan hanya sekadar menukar aset Pemkab dengan pihak ITDC, tapi juga memperhatikan lokasi yang bermanfaat diberikan demi hajat masyarakat banyak.

 

Sementara menurutnya masyarakat sekitar seringkali hanya dijadikan sebagai penonton dengan gegap gempitanya event-event yang ada di Sirkuit Mandalika, sedangkan Sumber Pendapatan Daerah (PAD) didapat juga dari masyarakat melalui penjualan tiket, parkir dan sebagainya.

Baca Juga  Kepala BNNP NTB: Anggota Dewan Ferdi Positif Mengkonsumsi Narkoba

Untuk itu, usulan tukar guling tersebut perlu ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat demi kesejahteraan masyarakat.

“Saya bersyukur sekali Pemda mengajukan ide itu dan kita harus perjuangkan, jangan hanya kita jadi penonton ya kita harus jadi pemilik kan,” katanya.

 

Politikus dua periode ini menyatakan, sejak dari awal pihaknya di DPRD meminta kepada ITDC agar menempatkan orang-orang yang ahli di Lombok Tengah agar ditempatkan dibidang manajemen keuangan, hal tersebut penting karena PAD yang didapat selama event adalah hak masyarakat namun hal tersebut tidak ditanggapi oleh ITDC.

Baca Juga  Dalang Wayang Sasak di Loteng Merasa Dianaktirikan Pemerintah

“Sehingga kita kayak pengemis jadinya, padahal PAD itu hak kita tapi kita menunggu uluran tangan dia, ya saya tidak mau seperti itu,” sentilnya.

 

Maka dari itu, pihaknya Komisi I DPRD Lombok Tengah kedepannya akan mengawal rencana tukar guling tersebut, rencana tersebut harus diperjuangkan dan masyarakat harus ditempatkan di posisi yang strategis demi mendapatkan akses ekonomi yang lebih menarik.

“Saya dukung bila perlu kita jangan mengalah dengan ide ini,” tegasnya lagi.

“Komisi I siap kawal itu dengan pressure dari masyarakat kita jangan sampai hanya jadi penonton,” sambungnya.

 

Sebelumnya, Plt. Asisten Deputi Kementerian Koordinasi Maritim dan Investasi RI, Rizjanie Marie mengatakan pada tahun 2024 isu-isu strategis di Kawasan Mandalika akan selesai.

Baca Juga  Atap Sekolah Roboh, Siswa SDN Tuban Terpaksa Dipulangkan

Rizjanie mengatakan seiring dengan makin banyaknya event-event yang terselenggara di Sirkuit Mandalika, penempatan UMKM masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah pusat.

Sebelumnya digelarnya event MotoGP, para pedagang UMKM tersebut ditempatkan diseberang tempat, namun lahan didekat masjid tersebut kedepannya perlu ditata kembali.

“Hal itu kita masih jadi PR untuk mereka ditempatkan dimana begitu ya, bisa diberikan tempat,” harapnya.

 

Rizjanie menambahkan, perlu adanya administrasi yang diatur lebih dahulu terkait aset-aset ITDC yang akan dibangun oleh Pemda ataupun sebaliknya.

“Itu secara administrasinya masih perlu diatur lagi dan difollow up,” katanya.(nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.