LOMBOK – Anggota DPRD Lombok Tengah Yasir Amrillah mendukung wacana pembangunan Kantor Imigrasi di Lombok Tengah. Menurutnya ini sangat perlu mengingat Bandara Internasional Lombok atau BIZAM berada di Lombok Tengah.
Selain itu dirinya mengatakan, dengan adanya kantor imigrasi di Lombok Tengah akan memudahkan para pekerja migran untuk mengurus pasport keberangkatan tanpa harus ke Mataram seperti selama ini.
“Kalau sampai Pak Bupati saat ini bisa untuk melobi Kantor Imigrasi untuk Lombok Tengah, itu tentu akan menjadi kebanggan sendiri untuk kita, terutama untuk warga kita yang ingin berpergian ke luar negeri atau umroh tidak capek ke Mataram lagi,” katanya kepada jurnalis Koranlombok.id, Selasa (2/1/2024).
Politikus PAN mengatakan rencana tersebut perlu didukung, sementara itu terkait anggaran hal tersebut dapat dibicarakan kepada DPRD untuk lahan, pembangunan ataupun keperluan pembangunan lainnya.
Sementara itu terkait wacana pembangunan Kantor Imigrasi tersebut, pihaknya di DPRD masih belum ada pembahasan. Lebih lanjut jika Bupati telah berkomunikasi terkait hal tersebut dengan Kementerian Hukum dan HAM maka nantinya bisa saja dewan tinggal melanjutkan dan menyetujui hal tersebut.
“Kadang-kadang kita tidak berani berwacana terlalu tinggi jika belum ada lampu hijau dari Pak Bupati, tapi kalau beliau sudah berkomunikasi dengan kementerian agar Kantor Imigrasi dapat dibangun di sini itu sangat bagusa dan kita akan tindak lanjuti dengan dukungan,” ujarnya.
Sebelumnya, Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri menyetujui hibah tanah seluas 5 hektare untuk pembangunan lembaga pemasyarakatan dan 2 hektare untuk Kantor Imigrasi. Hal tersebut diungkapkan Pathul saat menerima audiensi dengan Kepala Kementerian Hukum dan HAM NTB, belum lama ini.
Pathul mengatakan, lahan tersebut disiapkan Pemkab di depan Kantor Bupati Lombok Tengah, bupati berharap dengan dibangunnya Kantor Imigrasi akan berdampak terhadap kemajuan Gumi Tastura serta memberikan dampak kesejahteraan terhadap masyarakat.
“Dengan adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika aktivitas wisatawan mencapai 100 ribu orang wisatawan per tahun dan kegiatan internasional banyak mendatangkan wisatawan asing, sehingga perlu pengawasan,” kata Bupati Pathul, Senin (15/1/2024).
Kepala Kementerian Hukum dan HAM NTB, Parlindungan mengatakan akan menindak lanjuti rencana tersebut kepada Kementerian Hukum dan HAM di Jakarta. Usulan tersebut sangat tepat diajukan mengingat saat ini adanya Sirkuit Mandalika yang dikunjungi banyak wisatawan luar negeri.
“Semoga ini bisa direalisasikan, mohon doanya,” ucapnya.(nis)




