Pilkada Loteng, PKS Masih Kaji Dampak Pemilu Brutal

oleh -1011 Dilihat
FOTO ISTIMEWA KORANLOMBOK.ID HM. Supli

LOMBOK – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lombok Tengah sebentar lagi. Sampai detik ini, Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masih mengkaji dan mengevaluasi dari Pemilu 2024 kemarin.

Ketua Dewan Etik Daerah PKS Lombok Tengah, H. Ahmad Supli menyampaikan pihaknya masih mengkaji karena Pemilu 2024 dinilai Supli sangat brutal.

Dirinya menyebut Pemilu brutal karena memang dilihat tidak ada penyelesaian dilakukan Bawaslu Lombok Tengah demikian juga KPU. Secara normatif dia menyebutkan dalam setiap persoalan main lempar.

Baca Juga  Peristiwa Tragis, Kader PDI di Lombok Timur Ditembak di Batang Lehernya

“Kalau model begini dilanjutkan susah juga di Pilkada. Kemarin itu Pemilu brutal namanya,” tegas Supli kepada Koranlombok.id.

Dia melihat setiap persoalan diselesaikan dengan main uang. Maka yang sangat diuntungkan dalam Pemilu kemarin siapa yang memiliki uang.

Baca Juga  Investor Dubai Bakal Bangun Mall di Kota Praya, Begini Respons Bupati

“Ini Pemilu brutal, tidak ada nilai masyarakat, masyarakat direndahkan, masyarakat kita dibuat menjadi peminta-minta,” katanya.

Lebih disayangkan Supli lagi, justru Bawaslu dilihat seolah aman saja. “Kalau saya lihat jelek sekali Pemilu kemarin dan brutal. Gaya kok ngajarin masyarakat jadi masyarakat sangat miskin dan tidak beradap, jangan memelihara karekter masyarakat tidak bagus,” tegasnya lagi.

Baca Juga  Kronologis Granat Aktif Ditemukan di Desa Kawo

Menurut Supli, ada pola memberikan sesuatu kepada masyarakat. Demikian dilakukan pihaknya selama ini, baik pola agama bahkan Negara. Untuk pola agama dengan sedakah, pola Negara ada caranya.

“Bawaslu masak tidak tahu,” sentilnya.(dik)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.