Kisah Dono Kasino Indro, dari Penggembala Kerbau Hingga Duduk di Kursi DPRD

oleh -966 Dilihat
FOTO ANIS PRABOWO JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Anggota DPRD Lombok Tengah dari Fraksi PKS, Dono Kasino Indro saat diwawancarai.

 

 

 

LOMBOK – Anggota Pengganti Antar Waktu (PAW) DPRD Lombok Tengah dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dono Kasino Indro tidak pernah menyangka bisa duduk di kursi parlemen mewakili masyarakat Dapil Kecamatan Pujut dan Praya Timur. Sementara Dono dilantik, Senin 1 Deember 2025.

 

“Memang benar tidak pernah terpikir, sebelumnya juga saya belum pernah injak Kantor DPRD. Karena kita kan kalangan masyarakat biasa dari selatan tapi mungkin takdir yang memanggil kita dan akhirnya mendaftar menjadi Caleg DPRD melalui PKS,” katanya kepada media, Selasa 2 Desember 2025.

 

Dengan amanah baru yang dipikulnya, Dono berkomitmen selama duduk di kursi parlemen bisa menyampaikan aspirasi seluruh warga sekitar dapilnya. Sejumlah potensi mulai dari bidang pertanian, kelautan dan pariwisata menurutnya masih bisa dikembangkan demi kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga  Putra Mantan Bupati Lobar Difitnah, Kuasa Hukum: Pelaku Harus Ditahan!

 

Soal langkah kedepan, ia masih mengikuti alur kerja komisi yang didudukinya menggantikan Mahrup. Namun selebihnya dia siap ditempatkan di mana saja tergantung arahan dari partai, sementara itu soal janji dan aspirasi kepada masyarakat dirinya berharap dapat ditampung pada kegiatan reses mulai tahun mendatang.

 

Pria yang sebelumnya mengaku sebagai penggembala kerbau dan pekerja serabutan ini terakhir bekerja sebagai operator alat berat. Ia tidak menyangka dapat dilantik sebagai anggota DPRD, mengingat dirinya pribadi tidak memiliki pengalaman sebelumnya memimpin masyarakat. Namun pada Pileg lalu, Dono mendapatkan dukungan sebanyak 2.530 lebih suara di Dapil Pujut dan Praya Timur atau menempati posisi suara kedua tertinggi.

Baca Juga  Dua Kepala OPD Dimutasi jadi Staf Ahli Bupati Lombok Tengah

 

“Kita sebelumnya memang belum pernah ya ada jasa ke masyarakat, jadi untuk mendapatkan suara satu saja juga susah dan alhamdulilah sekarang saya pribadi telah dilantik kemarin, mudah-mudahan kedepan bisa memenuhi aspirasi dan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat,” ucapnya.

 

Terkait namanya yang unik, dia menyebut ini merupakan suatu kelebihan. Sebab saat pileg namanya menjadi mudah diingat oleh masyarakat untuk dipilih. Lebih lanjut saat masih duduk di bangku sekolah dasar, namanya hanya Dono namun saat menjelang lulus gurunya menambahkan namanya menjadi Dono Kasino Indro.

 

“Dulu kan kita tidak tau karena masih kecil, tapi alhamdulilah dengan nama seperti ini jadi mudah dikenal dan membawa berkah,” ucapnya lagi.

Baca Juga  Loteng Ajukan Enam Venue PON 2028

 

Dorongan untuk maju sebagai Caleg, ada andil besar dukungan orangtua dan keluarganya. Sambung pria berumur 37 tahun ini, mengucapkan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya serta berharap kedua orangtuanya senantiasa diberikan keberkahan dalam hidup mereka.

 

Sebelumnya saat mengetahui ia kalah dalam Pileg lalu, Dono sempat merasakan kecewa dan melanjutkan pekerjaannya sebagai operator alat berat. Tapi kedua orangtua dan keluarga selalu memberikan dukungan kepada dirinya.

 

Awal cerita mendaftar sebagai Caleg dari PKS, Dono mengatakan sebenarnya hanya                                         mendampingi salah seorang kawannya yang akan maju dalam Pileg tahun 2024, ternyata tidak mencukupi persyaratan kemudian dirinya ikut juga mendaftar dan akhirnya diterima dan tidak melalui mekanisme pengkaderan dari parpol.(nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.