LOMBOK – Beredar luas video duel dua orang pelajar Madrasah Ibtidaiah (MI). Dari video yang ada, perkelahian dua bocah ini menyebabkan satu pelajar mengalami bocor di bagian kepala setelah terbentur ke lantai keramik sekolah.
Dicari tahu ternyata dua pelajar ini dari MI NW Penakak di Desa Masbagek Timur, Kabupaten Lombok Timur. Perkelahian dua pelajar ini pun sempat viral di media sosial dan diketahui peristiwa ini terjadi, Rabu siang (27/3/2024).
Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakanmenag) Lombok Timur H. Sulhi membenarkan peristiwa tersebut. Namun pihaknya memastikan peristiwa itu terjadi diluar sekolah yakni saat siswa pulang sekolah.
“Betul terjadi di MI NW Penakak, sebetulnya persitiwa itu di luar lingkungan sekolah di musala masyarakat,” tegasnya, Kamis (28/3/2024).
Sulhi menjelaskan, peristiwa tersebut sudah diatensi Kemenang NTB dan dilakukan mediasi Kamis pagi (tadi, red). Ia menegaskan dalam mediasi tersebut melibatkan orangtua pelajar yang terlibat dalam vidio tersebut.
“Sudah berdamai, sudah tandatangan dan foto bersama,” klaimnya.
Disinggung kondisi korban, Plt Kakanmenag mengklaim dalam kondisi baik kendati sempat dibawah ke rumah sakit dan mendapat empat jahitan di kepalanya.
“Kondisinya baik dan hadir saat mediasi tadi,” sebutnya.
Pihak Kemenag juga tidak bisa memberikan sanksi kepada lembaga pendidikan tersebut, sebab kejadian ini terjadi di luar sekolah.
Namun demikian, pihaknya menekankan agar para pendidik dapat dengan betul- betul meningkatkan peran mendidik anak dengan baik sehingga tidak terjadi permasalahan serupa. Demikian pula penerapan sekolah berbasis ramah anak harus terus dioptimalkan bersama semua sektor yang ada agar upaya pencegahan dapat segera dilakukan.
“Kita tekankan supaya lembaga dan struktur sekolah berbasis ramah anak terus dimaksimalkan,” tegasnya.
Kasat Reskrim Polres Lombok Timur AKP I Made Darma Y.P, menerangkan pihaknya telah menerima aduan terkait persoalan tersebut. Polisi akan melakukan mediasi di polres dengan mendatangkan pihak terkait untuk memastikan persoalan tersebut selesai.
“Kita akan mediasi siang ini (tadi, red) di unit PPA, ini masih ada hubungan keluarga,” jawab singkat kasat. (fen)





