LOMBOK – Santri Arrisalah Boadring School Kabupaten Lombok Timur berhasil masuk sebagai delegasi Indoensia dalam ajang Asia Youth Internasional Model United Nations (AYIMUN). Ajang internasional yang di selenggarakan di Kuala Lumpur, Malasyia tanggal 16 – 19 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan simulasi sidang perserikatan bangsa – bangsa (PBB) tingkat internasional yang mempertemukan pelajar dan mahasiswa delegasi dari berbagai negara.
Para delegasi itu akan berperan sebagai diplomat yang akan berdebat dan merumuskan isu – isu global dengan tujuan melatih negosiasi dan public speaking.
Direktur Utama Arrisalah Boarding School Lombok Timur, Faizar, S.pd. mengatakan santri yang mengikuti kegiatan tersebut telah melalui proses seleksi yang dilakukan oleh pihak penyelenggara yakni, melalui seleksi administari dan wawancara. Selain itu, pihak sekolah juga memberikan pembekalan dengan karantina bahasa dan proposal sebelum diberangkatkan ke Malasyia.
“Salah satunya program matrikulasi untuk penguatan bahasa inggris dan public speaking,” katanya kepada koranlombok.id, Jumat 16 Januari 2026.
Faizar menegaskan, terpilihnya santri atasnama Harun Ardiningrat Kelas X SMAIT Arrisalah Boarding School menjadi harapan baru bagi santri dan sekolah ini. Dengan demikian akan mampu meningkatkan mental kepemimpinan siswa serta mengasah kemampuan berfikir kritis di kalangan santri terkait isu nasional maupun iternasional.
“Harapannya, semangat mereka untuk bercita – cita tinggi semakin kuat,” katanya.
Hal ini sejalan dengan visi Yayasan Arrisalah Boarding School Lombok Timur yakni, “terwujudnya generasi qur’ani yang komunikatif, berprestasi, dan berkarakter pemimpin,” dengan motto the school of future leaders.
Sebagai komiteman atas visi itu, pihaknya terus berupaya menyiapkan program- program inovatif yang memberikan ruang bagi siswa untuk bisa mengasah dan mengembangkan kompetensinya masing- masing.
Dia berharap dengan bekal kemampuan bahasa dan program – program matrikulasi yang terus di galakkan kedepannya santri – santri Arrisalah Boarding School bisa terus menjadi duta dan delegasi tingkat nasional dan internasional dalam berbagai ajang dan kompetisi.
“Ini bertujuan untuk mengembangkan mentalitas kepemimpinan, negosiasi, dan deplomasi melalui debat dan solusi dunia nyata,” pungkasnya.(ndi)





