Warga Pergoki Mobil Dinas Pemprov Angkut Baliho Zul-Rohmi Jilid II

oleh -3060 Dilihat
FOTO DIKI WAHYUDI JURNALIS KORANLOMBOK.ID Ini salah satu foto baliho Zul-Rohmi jilid II yang dibawa Selasa malam menggunakan mobil dinas milik Pemprov NTB. sekarang baliho sudah terpasang di simpang empat Kodim 1620 Lombok Tengah.

 

LOMBOK – Warga mempergoki mobil dinas diduga milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang sedang mengangkut sejumlah baliho foto bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur 2024, Zulkifliemansyah dan Sitti Rohmi Djalillah (Zul-Rohmi) jilid II (dua, red).

Temuan ini sempat direkam oleh warga di Praya. Pengakuan saksi mata, Selamat Riadi menceritakan awal dirinya yang secara langsung mengambil video saat mobil dinas milik Pemprov tersebut sedang membawa dan menurunkan sejumlah baliho foto Zul-Rohmi dengan model desain Pilgub tahun lalu.

Selamat mengungkapkan, kejadian itu ditemukannya Selasa malam (16/4/2024) Pukul 22.00 Wita. Pertama kali ia menemukan mobil pikap warna putih ini di jalan raya depan Terminal Renteng, Praya.

Baca Juga  Ketua Gelora NTB Sebut Lima Indikasi Kegagalan Program Andalan Gubernur

“Dari situ saya buntuti sampai ke simpang empat Kampus IPDN NTB di Leneng,” ceritanya kepada jurnalis Koranlombok.id, Rabu (17/4/2024).

Pria yang juga Kepala Lingkungan (Kaling) Wakan Leneng ini menuturkan, setelah itu pihaknya melihat mobil pikap itu mengarah ke Barat atau Mataram melalui jalan raya Desa Puyung, Kecamatan Jonggat.

“Di bagian belakang mobil pikap itu saya lihat ada tiga orang,” bebernya.

Atas kejadian ini, Selamat mengaku sangat menyayangkan contoh yang tidak baik dan dipertontonkan kepada masyarakat awam. Harusnya, sebagai tokoh bahkan oknum pejabat Pemprov memberikan contoh seperti apa pemerintah menjaga netralitas jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTB 2024.

Baca Juga  Pemilihan Kepala Desa di Loteng Bakal Gunakan E-Voting

“Jadi jangan heran kalau di tingkat bawah juga bisa melanggar aturan, mereka saja secara terang-terangan memberikan contoh tidak benar,” katanya dengan nada kesal.

Dari kejadian ini, dirinya meminta kepada Penjabat Gubernur NTB Lalu Gita Aryadi untuk menindak tegas oknum pejabat yang dengan leluasa memberikan kendaraan dinas menguntungkan salah satu bakal calon di Pilgub.

Baca Juga  Dukung Program Makan Bergizi Gratis di NTB, Pemuda Turun Lakukan Sosialisasi

“Harus ditindak tegas ini, kalaupun ini diperintah oleh pejabat tertinggi di Pemprov harus ditindak juga,” pintanya.

Sementara kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTB dan Lombok Tengah untuk menindak temuan ini. Bawaslu harus memanggil pihak-pihak terkait karena sudah menggunakan fasilitas Negara untuk kepentingan politik.

“Kami siap memberikan kesaksian dan menunjukkan bukti video itu,” kata Selamat.

Sampai berita ini dimuat, Penjabat Gubernur NTB Lalu Gita Aryadi dan Penjabat Sekda Pemprov NTB Ibnu Salim belum bisa dikonfirmasi atas temuan ini.(dik)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.