Kakek, Nenek dan Cucunya Terluka Parah Setelah Diserang Babi Hutan

oleh -2671 Dilihat
Ilustrasi / Babi hutan

 

LOMBOK – Seekor babi hutan di Dusun Batu Jalik, Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur menyerang seorang kakek, nenek dan cucunya. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (16/4/2024) Pukul 18.30 Wita.

Saat itu, Gunasah usia 70 tahun tengah mencangkul di kebun yang lokasinya tidak jauh dari lokasi kejadian. Sementara sang istri Sahinim usia 72 tahun beserta cucunya Susiani usia 2 tahun sedang mandi di Kali Torek, kemudian korban berteriak minta tolong lantaran di serang babi hutan.

Baca Juga  Petugas Kebersihan Loteng Dianaktirikan, Sejak 2017 Terima Honor 500 Ribu

Mendengar teriakan itu, kakek bergegas membantu korban yang saat itu tengah digigit seekor babi hutan dengan ukuran cukup besar.

“Sekitar kurang lebih 1 jam baru babi hutan itu dapat diatasi oleh Gunasah,” terang Kasi Humas Polres Lombok Timur, IPTU Nicolas Osman dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/4/2024).

Baca Juga  Nurul Adha: SPPG Jangan Hanya Pikir Untung, Komisi IV Akan Turun

Akibat kejadian tersebut, ketiga korban langsung dibawa ke Puskesmas Sembalun untuk mendapatkan perawatan. Korban mengalami luka cukup serius yakni, sang kakek Gunarsyah mengalami luka robek di lengan bagian kiri dan kanan.

Sementara, Sahinim terpaksa diamputasi dua jari pada tangan kanan, sedangkan cucunya Susiani mendapat jahitan di kepala bagian atas.

Baca Juga  Jalan Menuju Kuta Mandalika Lumpuh, Belasan Tiang Listrik Tumbang

“Begitu kita mengetahui kejadian itu anggota jaga Polsek Sembalun langsung menuju puskesmas untuk mengecek keadaan ketiga korban,” kata Kasi Humas.

Buntut dari kejadian tersebut, Polisi mengimbau agar masyarakat tetap berhati- hati saat beraktivitas di ladang, dan beraktivitas dengan hati- hati agar tidak terjadi kejadian serupa.(fen)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.