LOMBOK – Gempa Megathrust masih menjadi buah bibir masyarakat dan netizen akhir-akhir. Namun yang perlu diketahui bahwa, pernah ada sejarah gempa bumi dengan kekuatan 8,3. Pusatnya berada di Desa Lunyuk, Kabupaten Sumbawa. Bencana ini membuat satu desa di Lunyuk tenggelam.
Tidak sampai di situ, tsunami juga terjadi dan menenggelamkan kampung nelayan di Awang, Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.
“Jadi cukup besar dampak gempa saat itu, dan ini sejarah terjadi tsunami,” ungkap Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Ardhianto Septhiadi dalam podcast bersama jurnalis Koranlombok.id, Kamis (22/8/2024).
Ardhianto menyebutkan, gempa yang mengakibatkan tsunami terjadi tepatnya tanggal 19 Agustus 1977. Tsunami terjadi di satu desa usai salat Jumat.
“Jadi satu desa itu imbasnya di Lunyuk, bahkan sampai wilayah di Jawa Timur kenak imbas,” ceritanya.
Dijelaskan dia, ini semua dampak dari megathrust. Maka dengan demikian, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menyiapkan jalur evakuasi ketika gempa atau tsunami benar terjadi.
“Kita tidak tahu kapan terjadi, tami kami sampaikan tetap waspada,” katanya.
Berikut video podcast :





