Tsunami Tenggelamkan Satu Desa di Lunyuk Sumbawa, Imbas Sampai ke Awang

oleh -3140 Dilihat
FOTO SATRIA TIM DOK KORANLOMBOK.ID / Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Ardhianto Septhiadi saat menunjukkan titik gempa selama sepekan, Kamis (22/8/2024).

 

LOMBOK – Gempa Megathrust masih menjadi buah bibir masyarakat dan netizen akhir-akhir. Namun yang perlu diketahui bahwa, pernah ada sejarah gempa bumi dengan kekuatan 8,3. Pusatnya berada di Desa Lunyuk, Kabupaten Sumbawa. Bencana ini membuat satu desa di Lunyuk tenggelam.

Tidak sampai di situ, tsunami juga terjadi dan menenggelamkan kampung nelayan di Awang, Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.

Baca Juga  Pemkab Loteng Gandeng Unram, Susun Ranperda Penyertaan Modal BUMD

“Jadi cukup besar dampak gempa saat itu, dan ini sejarah terjadi tsunami,” ungkap Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Ardhianto Septhiadi dalam podcast bersama jurnalis Koranlombok.id, Kamis (22/8/2024).

Ardhianto menyebutkan, gempa yang mengakibatkan tsunami terjadi tepatnya tanggal 19 Agustus 1977. Tsunami terjadi di satu desa usai salat Jumat.

Baca Juga  Pengecer BBM Dipersulit di Era Pemerintahan Prabowo – Gibran

“Jadi satu desa itu imbasnya di Lunyuk, bahkan sampai wilayah di Jawa Timur kenak imbas,” ceritanya.

 

Dijelaskan dia, ini semua dampak dari megathrust. Maka dengan demikian, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menyiapkan jalur evakuasi ketika gempa atau tsunami benar terjadi.

Baca Juga  Dewan Rifa’i Pastikan Tidak Ada Persoalan Dana Bagi Hasil Keuntungan PT AMNT

“Kita tidak tahu kapan terjadi, tami kami sampaikan tetap waspada,” katanya.

 

Berikut video podcast :

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.