Rute Lomba Pawai Lampion Diperpendek, Hadiah Juara Pertama 10 Juta

oleh -2237 Dilihat
FOTO PANITIA FOR KORANLOMBOK.ID Salah satu kafilah peserta Pawai Takbiran malam hari raya idul adha di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Minggu malam (16/6/2024).

 

 

LOMBOK – Lomba pawai lampion dalam rangka menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah tahun 2025, pemerintah kabupaten Lombok Tengah akan kembali menggelar pawai lampion.  Malam takbiran ini akan dipusatkan di Kota Praya.

Sekretaris Daerah Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya mengatakan untuk waktu penyelenggaraannyan masih menunggu penetapan tanggal 1 Syawal oleh Pemerintah Pusat.

Pemkab Lombok Tengah dalam rapat terakhir memutuskan menunjuk Kecamatan Praya sebagai tuan rumah lomba tersebut.

“Pesertanya se-Lombok Tengah, nanti detail masalah peserta dan lain-lain bisa wawancara Camat Praya,” kata Sekda kepada koranlombok.id Rabu, (26/3/2025).

Baca Juga  Kuasa Hukum Istri Almarhum Brigadir Esco Nilai Janggal Penetapan Tersangka

 

Dikatakan Firman, pihaknya baru selesai rapat terkait rute dilalui peserta selama lomba yang diperpendek. Tujuannya agar kafilah yang datang dari luar kota tidak terlalu malam untuk kembali ke rumah masing-masing.

 

Selain itu dalam acara tersebut juga akan dirangkaikan dengan sosialisasi titik nol kilometer Kota Praya yang berada di depan Masjid Jam’i.

Dibeberkannya, star peserta akan mulai pawai dari Masjid Jam’i Praya kemudian ke arah barat sampai simpang empat SPBU Praya dan belok kanan ke arah Masjid Agung Lombok Tengah.

Baca Juga  Pergerakan Kunjungan di NTB Diprediksi Tembus 1 Juta Orang

 

“Agar bisa maksimal kan para peserta masih ada tenaga sehabis keliling,” katanya.

 

Untuk rute pawai sebelumnya dinilai lebih jauh dan menguras tenaga para peserta, para peserta akan berjalan dari Masjid Agung dan melewati Jalan Rinjani kemudian ke Perempatan Toyang dan belok kanan menuju Masjid Jam’i, kemudian lanjut ke arah barat ke simpang empat SPBU dan belok kanan ke Masjid Agung sebagai finis.

 

Sementara itu, Camat Praya Lalu Balya Wiranegara mengatakan peserta yang ikut dalam lomba lampion sebanyak 44 kafilah.

Nantinya setiap peserta akan dinilai di bidang lampion meliputi keunikan dan kesesuaian dengan tema, kerapian dan keindahan lampion dan kombinasi warna lampu.

Baca Juga  Diam-diam Terima Siswa Baru, Kepala SDN 4 Praya Dipanggil

Pada bacaan takbiran akan dinilai tajwid, fashohah dan beduk atau alat musik yang digunakan, sementara di bidang keseragaman dinilai keutuhan peserta atau barisan, kostum atau pakaian serta aksesoris digunakan.

 

“Untuk hadiah yang disiapkan ada piala dan uang tunai. Juara pertama Rp 10 juta, juara dua Rp 7 juta dan juara tiga Rp 5 juta. Ada juga juara harapan 1 sampai 3,” katanya via pesan wahtsapp.(nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.