LOMBOK – Empat pembalap muda yang bersaing di Mandalika Racing Series putaran kedua akan diboyong untuk belajar balapan ke Racing Academy milik legenda MotoGP Valentino Rossi di Italia.
Empat pembalap itu akan diberikan kesempatan selama satu minggu di Kota Tavullia, Italia. Mereka tak hanya diajarkan teknik dan skill untuk sekadar balapan, tetapi mereka juga akan belajar soal bagaimana attitude dan mentalitas sebagai ryder.
“Karena bagaimanapun juga sebagai pembalap butuh determinasi dan disiplin cukup tinggi jadi menu kurikulumnya sampai personal, selain itu juga pembalap dituntut bisa public speaking karena membawa nama negara atau duta bangsa,” terang Vice President Marketing Pertamina Lubricants, Nugroho Setyo Utomo kepada media di Sirkuit Internasional Mandalika, Minggu (22/6/2025).
Dikatakan Nugroho, para pembalap terpilih akan berangkat ke Italia sebelum liburan musim panas di Eropa atau sekitar minggu terakhir Juni 2025.
Katanya, tidak hanya pembalap junior saja yang akan diikutkan dalam program tersebut, tetapi juga diikuti oleh pembalap senior dengan harapan ilmu dan pengalaman yang didapatkan bisa ditularkan lewat pembalap muda yang mereka latih.
“Kita harapkan kalau untuk yang junior mereka bisa mengembangkan karir mereka ke kancah internasional, kita bersyukur banyak pembalap kita yang mampu bersaing di kancah internasional,” katanya.
Sebelumnya, Nugroho telah memberikan pendidikan khusus kepada sepuluh pembalap muda dengan mendatangkan pelatih jebolan academy VR46 pada Januari lalu. Sementara itu Mandalika Racing Series ini menjadi kredit point bagi talenta-talenta muda tersebut sebelum terpilih ke Italia.
“Kita bersyukur sekarang Mandalika punya series reguler untuk memantau bakat-bakat muda di Indonesia, nah sejalan dengan kami Pertamina Lubricants partnership dengan Tim VR46 dan mulai tahun ini kami mengembangkan VR46 Ryders Academy disupport oleh Pertamina Enduro,” tegasnya.
Sementara itu untuk mendatangkan ryder Moto GP langsung seperti pada tahun sebelumnya masih mendiskusikan hal tersebut, mengingat jadwal mereka yang masih padat. Yang terpenting saat ini pihaknya masih bisa memberikan antusiasme terhadap motorsport kepada masyarakat. Sedangkan kontrak Pertamina Enduro dengan Tim VR46 di ajang MotoGP sampai tahun 2026.
Sementara itu salah satu pembalap di kelas junior 150 cc, Danadyaksa Wida Pengestu mengatakan berpotensi memiliki cukup point untuk bisa bergabung dalam program tersebut.
Ryder berusia 12 tahun asal Jogja itu mengaku senang jika nanti bisa lolos mendapatkan pelatihan di VR46 Racing Academy di Italia. Dengan adanya Mandalika Racing Series ini dirinya menganggap menjadi ajang yang bagus bagi pembalap junior seperti dirinya bisa semakin berkembang.
“Kalau misalnya beneran berangkat senang banget,” katanya.
Ditambahkan Manager Tim, Pablo Mia Mori mengatakan bakat Danadyaksa telah terlihat sejak umur 7 tahun kerap mengikuti kejuaraan nasional di berbagai wilayah.
“Balapannya kejurnas keliling semua provinsi, abis dari sini akan ke Surabaya. Sebelumnya pernah juara di Mandalika kemarin, di Sentul, Sulawesi dan Kalimantan event kejurnas semua,” katanya.
Ditambahkannya, untuk menu latihan dibedakan dengan waktu saat sekolah, sementara menu latihan yang diterapkan cukup lengkap selain masalah performa tunggangan yang akan digunakan juga diberikan latihan fisik.
“Untuk persiapan latihannya seminggu untuk menyiapkan ini, tapi juga banyak event lain yang diikuti juga sebelumnya untuk sarana latihan,” tegasnya.(nis)





