LOMBOK — Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri menargetkan pembangunan Masjid Agung rampung pada tahun 2026. Masjid terbesar di Lombok Tengah ini akan dijadikan sebagai ikon daerah.
“Pada tahun 2026 kita akan meniatkan bahwa Masjid Agung ini akan dituntaskan pembangunannya dan dijadikan ikon Lombok Tengah, agar siapa pun yang lewat bisa singgah di sini,” kata bupati di acara Rahman Rahim Day, Minggu (6/7/2025) di Masjid Agung.
Pathul menyebutkan, anggaran sekitar Rp 50 miliar disiapkan untuk mendukung pembangunan Masjid Agung. Menurut dia, hal ini menjadi bagian dari komitmen bersama agar proses pembangunan tidak dilakukan setengah-setengah.
“Mudah-mudahan bisa langsung menjadi venue yang ada di sebelah barat,” harapnya.
Di sisi lain, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Lombok Tengah, Lalu Wiranata mengatakan bahwa pendanaan pembangunan Masjid Agung direncanakan bersumber dari APBD. Detail Engineering Design (DED) mulai dikerjakan tahun 2025, sedangkan konstruksi akan dimulai tahun 2026.
Katanya, struktur utama masjid akan tetap dipertahankan. Namun, penataan penampilan luar serta fasilitas pendukung seperti prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) akan diperbaiki. Fasilitas tersebut meliputi toilet, ruang anak, dan ruang laktasi.
“Begitu juga penataan lanskap juga akan dilakukan. Jika memungkinkan akan dibangun menara sebagai penanda masjid,” katanya.(hil)





