162 Pekerja Asing Mayoritas Pegang Jabatan Strategis di Lombok Tengah

oleh -4669 Dilihat
FOTO HILMI JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Kepala Disnakertrnas Lombok Tengah : H. Suhartono

 

 

LOMBOK – Dari 162 tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di Kabupaten Lombok Tengah versi data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Mayoritas mereka pegang jabatan di setiap perusahaan tempat bekerja.

TKA ini banyak menduduki jabatan menengah ke atas seperti manager, konsultan, direktur dan bekerja di klub lainnya. Sementara sebagian kecil menjadi karyawan.

Baca Juga  Densus 88 Geledah Dua Rumah Terduga Teroris di Lobar

Menurut data Disnakertrans Lombok Tengah, para TKA ini berasal dari berbagai negara. Seperti, Belanda, Jerman, Kanada, Jepang, Spanyol, Australia, Italia, Inggris, Malaysia, dan lainnya.

 

Kepala Disnakertrans Lombok Tengah, H. Suhartono menjelaskan bahwa pengawasan pekerja asing dilakukan langsung oleh provinsi. Sementara pihaknya di kabupaten hanya melakukan pembinaan dan pendataan.

Baca Juga  Jelang Mutasi, Tim Uji Kompetensi Sodorkan Nama Pejabat ke Bupati Pathul

 

“Kita di Lombok Tengah meminta data pekerja asing dari pusat,” ungkapnya kepada media di kantornya, Selasa (12/8/2025).

 

Suhartono membeberkan, belum lama ini telah ditemukan satu pekerja asing illegal asal Belanda. Satu TKA ini telah dipulangkan dan diminta untuk mengganti paspor sesuai asal sebenarnya.

Baca Juga  Kasus Dugaan Pungli, Pendemo Minta Kapolres Loteng Dicopot

“Ke sini melancong, tapi sampai di sini malah bekerja,” bebernya.

 

Ditambahkan Suhartono, bahwa penanganan pekerja asing illegal melibatkan Tim Pora yang terdiri dari kepolisian, imigrasi, dan pihak kecamatan.

“Jadi kalau kami kabupaten melakukan pembinaan dan pendataan,” kata Suhartono.(hil)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.