LOMBOK – Wakil Kepala SMP Negeri 2 Praya Timur, Amrillah buka suara terkait aksi tawuran sekelompok pelajar SMP di Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, pekan lalu.
Amrillah mengatakan, soal viralnya video tawuran tersebut dipastikannya terjadi di luar sekolah. Atau setelah jam pulang. Sehingga pihaknya tidak mengetahui soal tawuran tersebut.
Atas kejadian ini, pihaknya telah melakukan pemanggilan kepada beberapa siswa yang terlibat dalam tawuran itu. Selain itu, pihaknya juga akan memberikan sanksi.
“Pihak sekolah tau setelah ada video di facebook beredar, tidak ada satu kelas pun yang kosong kejadian itu diluar spengetahuan pihak sekolah,” tegasnya, Selasa (12/8/2025).
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Tengah, Lalu Idham Khalid mengatakan soal viralnya video tawuran pihaknya mengimbau agar pihak sekolah melakukan pengawasan semakin ketat.
Katanya, tawuran tersebut dipicu oleh aksi saling ejek antar sesama pelajar sehingga menyulut perkelahian di luar lingkungan sekolah.
“Maka pengawasan tetap akan kita lakukan setiap saat,” tegasnya di Mapolres Lombok Tengah, Selasa (12/8/2025).
Idham menyampaikan, sejumlah siswa saat ini masih bersekolah dan masih belum diberikan sanksi tertentu. Katanya, melalui pihak sekolah dinas menekankan agar para siswa tersebut tak lepas dari pengawasan orangtua.
“Kita beritahukan kepada orangtuanya agar dibina ya,” katanya.(nis)





