LOMBOK – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Lombok Tengah, Wirman Hamzani meminta Dinas Kesehatan (Dikes) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Mataram turun mengecek dapur MBG di Praya Timur. Sebab, dirinya baru-baru ini menerima informasi dari orangtua siswa di SDN 3 Mujur menerima susu kedaluwarsa dari program MBG.
“MBG memberikan manfaat kepada siswa di sekolah, tapi saya menerima informasi di Mujur, Praya Timur ada keluhan siswa Kelas 2 SDN 3 Mujur diberikan susu expired,” ungkapnya kepada Koranlombok, Rabu 3 September 2025.
Atas kejadian ini, siswa tersebut pasca menerima susu dari program MBG tidak masuk sekolah karena sakit. Perutnya mules.
“Ini salah satu siswa yang menerima susu itu,” katanya sembari mengirimkan videonya.
Dari laporan yang pihaknya terima ini, sebagai wakil rakyat pihaknya meminta kepada pemerintah untuk melakukan evaluasi. Jika ditemukan dapur MBG memberikan makanan yang tidak sesuai standar atau kedaluwarsa, wajib untuk ditindak tegas.
“Kalau memang kesalahannya fatal cabut izinnya,” tegas Hamzan.
Dirinya berjani akan mengumpulkan temuan-temuan semacam ini. Jika memang kasusnya banyak, pihaknya akan melaporkan temuan ini kepada Ketua DPRD Lombok Tengah.
“Akan kita kawal dan bahas serius ini,” janjinya.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada pihak sekolah yang bisa dikonfirmasi. Begitu juga pihak Dikes dan BPOM belum ada respons.(red)





