LOMBOK β Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Lombok Tengah TGH. Lalu Malasari mendorong pemerintah, DPR, TNI, Polri bahkan OPD terkait untuk menjaga kondusifitas dan kedamaian di tengah maraknya gerakan yang kerap dikaitkan dengan isu keagamaan.
Tuan Guru Mala mengungkapkan, banyak gerakan yang dilakukan pihak-pihak dengan mengatasnamakan agama. Tapi sering kali dipelintir atau diarahkan pada hal-hal yang menyimpang.
Dalam deklarasi yang dilaksanakan di kantor bupati, bertepatan dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa 9 September 2025. Dia menegaskan bahwa tujuan kegiatan tersebut adalah menjaga kedamaian dan kondusivitas. Menurutnya, maraknya gerakan yang tidak terarah membuat perlu adanya kesepakatan antarumat beragama agar tidak terjadi pemelintiran terhadap gerakan yang sejatinya murni, namun berpotensi dimanfaatkan menjadi gerakan berbau keagamaan.
βIni sangat sensitif. Oleh karena itu, kita harus segera mengantisipasi supaya gerakan-gerakan ini tidak dipelintir menjadi gerakan keagamaan,β imbaunya.
Pihaknya menyarankan kepada pemerintah, TNI-Polri, dan DPR agar lebih responsif terhadap gerakan mahasiswa serta membatalkan segala kebijakan yang tidak berpihak kepada masyarakat.(hil)





