Dewan Kelan Minta Pemkab Loteng Tutup Sementara Rona-rona

oleh -405 Dilihat
FOTO ANIS JURNALIS KORANLOMBOK.ID Politisi Partai Golkar / H. Lalu Kelan

 

 

LOMBOK – Anggota DPRD Lombok Tengah, Lalu Kelan meminta pemerintah kabupaten menutup hiburan wahana pasar malam atau rona – rona yang berdekatan dengan masjid di sejumlah tempat di Kecamatan Batukliang Utara.

 

Politisi Partai Golkar itu khawatir hal ini akan mengganggu kenyamanan ibadah masyarakat selama bulan Ramadan, terutama konsentrasi anak – anak untuk belajar beribadah selama bulan Ramadan.

Baca Juga  Pelelangan 103 Kendaraan Plat Merah di Lombok Tengah Ditunda

Lokasi hiburan itu di Desa Teratak, Kecamatan Batukliang Utara. Kemudian juga ada di Desa Aik Darek dan Dusun Subahnale, Desa Peresak, Kecamatan Batukliang bahkan Desa Peseng, Kecamatan Kopang.

 

“Distop saja saya mohon, nanti dilanjutkan pas lebaran karena sangat mengganggu aktivitas ibadah terutama anak – anak yang harus kita mulai didik dari kecil tarawih, tadarus dan naik ke masjid,” tegasnya kepada jurnalis Koranlombok.id, Rabu 18 Februari 2026.

Baca Juga  Pengurus PC IPNU Lombok Tengah Dilantik

 

Sementara itu pada bulan Ramadan tahun ini, Kelan mengajak kepada seluruh masyarakat agar bersama – sama meningkatkan ibadah dan senantiasa memperbaiki diri dalam kebaikan.

Sedangkan imbauan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Iskandar saat sidang isbat penentuan awal Ramadan agar setiap imam masjid mengajak mendoakan saudara sesama muslim di Palestina, hal tersebut penting juga dilakukan kendati nantinya setiap wilayah memiliki pandangan yang berbeda.

Baca Juga  Bupati Pathul Bicara WFH ASN Hingga Pengurangan PPPK Lombok Tengah

 

“Yang terpenting pada bulan Ramadan kali ini jangan sampai adanya perbedaan memperuncing keadaan dan bisa disikapi dengan baik,” pesannya.(nis)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.