LOMBOK – Kubah Masjid Agung Lombok Tengah bocor. Kejadian ini sudah terjadi sejak lama, tapi sampai sekarang tidak ada perbaikan.
“Itu bukan plafon yang bocor, itu akibat kubahnya yang bocor karena sudah lama ditampung air karena hujan terus terjadi maka merembes lah dia,” ungkap Ketua Badan Kemakmuran Masjid Agung Praya, Ridwan Makruf kepada jurnalis Koranlombok.id, Rabu 25 Februari 2026.
Kata Ridwan, sementara untuk melakukan perbaikan dan perawatan tentu pihaknya tidak mampu dan hal tersebut lebih lanjut harus ditangani oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.
Sementara kas Masjid Agung yang didapatkan dari sumbangan dan infaq jemaah, hanya cukup digunakan untuk operasional seperti memperbaiki lampu yang rusak dan kegiatan khidmat kepada jemaah.
“Kalau untuk urusan yang besar tentu pemerintah yang akan bangun, ini sudah lama kok tinggal tunggu waktunya akan diperbaiki. Sudah ada anggarannya insyallah tapi belum tau kapan akan diperbaiki sehingga tidak terjadi bocor lagi,” akuinya.
Pihaknya senantiasa melakukan pembersihan terhadap bagian masjid yang tergenang air, dirinya berharap semua jemaah merasa memiliki Masjid Agung sebagai tempat ibadah.
“Kita sama-sama jaga karena ini rumahnya Allah maka kita kan dapat pahala, kalau soal bocor ini kan di kubahnya Takmir tidak bisa perbaiki,” tegasnya.
Sementara itu sejumlah jemaah terlihat berhati hati melewati lantai Masjid Agung yang tergenang air. Sejumlah papan peringatan lantai licin juga dipasang di serambi dan bagian dalam masjid.
Pantauan Koranlombok.id di lokasi, seorang anak yang melintas bersama orangtua sempat terjatuh saat hendak masuk ke dalam Masjid Agung.
Salah satu jamaah lansia mengaku sedikit kesulitan untuk berjalan melewati lantai tersebut. “Kemarin kering sekarang banyak air kayaknya,” kata seorang jemaah lansia.
Wakil Bupati Lombok Tengah, H.M. Nursiah yang sempat menjalankan salat zuhur berjamaah di Masjid Agung sempat memperingatkan jemaah untuk melintas di area yang lebih kering.
Nursiah juga memeriksa kondisi bagian dalam dan area serambi masjid yang basah terkena air. Namun saat disinggung untuk anggaran perbaikan Masjid Agung ia tak memberikan komentar apapun.(nis)





