LOMBOK – Pemerintahan Pathul-Nursiah kembali menggelar mutasi pejabat eselon II. Kali ini menyasar sembilan pejabat yang berlangsung, Senin 16 Maret 2026 pada pukul 16.00 WITA.
Adapun pejabat dimutasi, Lalu Helim sebelumnya jabatan sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dilantik sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga. Mamang Bagiansyah Direktur RSUD Praya dilantik sebagai Kepala Dinas Kesehatan. Lalu Muhammad Hatta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan dilantik sebagai Kepala Dinas Pariwisata.
Selanjutnya, Baiq Murniati Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah dilantik menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Kusriadi Sekretaris Dinas Pemerdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) dilantik sebagai kepala dinas yang sama.
Dalilah sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Ekonomi, Sumber Daya Alam, Infrastruktur dan Kewilayahan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) dilantik menjadi Kepala Dinas Penanam Modal dan Pelayanan Satu Pintu Terpadu (DPMPSPT).
Sri Damayanti Wiradarma sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Inspektorat dilantik Kepala Dinas Perhubungan. Lalu Setiawan sebelumnya menjabat Kepala Bagian Perekonominan dan Sumberdaya Alam Sekretariat Daerah dilantik sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Terakhir, Muji Purwandi Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga dilantik sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Bupati Pathul mengatakan, mutasi kali ini untuk pertama kalinya merupakan proses dari sistem manajemen talenta dan pertama juga dilakukan di Provinsi NTB. katanya, sistem manajemen talenta menyediakan PNS yang siap menjadi suksesor dan membuka peluang berkompetensi seluas luasnya dengan sehat dengan talenta lainnya yang menduduki jenjang jabatan tersedia.
“Tidak lain untuk mensukseskan visi dan misi yang tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah dan guna memberikan pelayanan baik kepada masyarakat kita,” katanya dalam sambutan.
Alasan mutasi dilakukan saat bulan Ramadan tidak ada alasan tertentu, namun beberapa waktu lalu begitu diberikan lampu hijau oleh BKN maka pihaknya segera melakukan mutasi jabatan.
Nantinya bagi jabatan yang ditinggalkan oleh pejabat yang dilantik hari ini akan ditunjuk pelaksana tugas, tinggal menunggu sidang paripurna dan dibentuk Perbup untuk pelantikan kemudian. Sementara mutasi pejabat eselon II yang masih lowong kemungkinan dilantik setelah bulan Ramadan.
“Sedang kita susun nanti kita diskusikan dengan kepala dinas siapa yang cocok,” dalihnya.
Pathul berharap setiap tugas pelayanan publik bisa diselesaikan oleh setiap kepala OPD, sehingga Bupati, Wakil Bupati atau Sekretaris Daerah tidak perlu turun tangan ikut menangani permasalahan di bawah.(nis)





