Dewan Kelan Minta Usulan Musrenbang Ditangani Pokir Berbasis Data

oleh -1494 Dilihat
FOTO ANIS PRABOWO JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Anggota DPRD Lombok Tengah, Lalu Kelan dan dewan lainnya saat hadir di Musrenbang Kecamatan Janapria.

 

 

 

LOMBOK – Anggota DPRD Lombok Tengah, Lalu Kelan di acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kantor Camat Janapria meminta agar usulan yang dibuat harus berbasis data yang rinci agar bisa sejumlah usulan direncanakan secara melalui program pokok pikiran (pokir) dengan tepat.

 

Katanya, dalam forum ini ada tiga hal yang harus dilakukan yakni, pertama memilih usulan sangat prioritas dari semua usulan yang diajukan oleh masing-masing desa. Setelah itu diantara usulan tersebut akan dipilih lagi mana yang paling strategis untuk dilaksanakan.

 

“Lalu setelah memilih mana yang strategis kita pilih mana yang bersifat unggulan, supaya lengkap dan nanti akan kita padukan juga dengan yang kami temukan saat reses,” tegasnya, Kamis 2 April 2026.

Baca Juga  Perang Iran Vs AS-Israel, Bagaimana Jemaah Umrah dan Ibadah Haji 2026?

 

Kata Kelan, banyak juga aspirasi masyarakat yang oleh pemerintah desa tidak bisa diakomodir. Begitu juga usulan yang disampaikan melalui Musrenbang tersebut yang belum bisa ditangani akan dibantu melalui program pokok pikiran anggota dewan.

 

Lanjut politisi Partai Golkar tersebut, pihaknya telah merumuskan bidang pembangunan apa saja yang bisa dibantu oleh program pokir, namun diketahui Pemerintah Pusat melakukan pemotongan dana transfer ke daerah hampir setengah trilliun.

 

Kendati demikian dirinya meminta agar Pemda tetap optimis bisa mengakomodir usulan program pembangunan dari masyarakat.

 

Kelan berharap usulan yang bisa diprioritaskan oleh Pemda Loteng yakni perbaikan jalan, irigasi dan penataan lingkungan.

Sementara itu sebelumnya soal perbaikan Lapangan Umum Janapria ucap Kelan, dirinya telah berkali kali mengusulkan untuk diperbaiki melalui program pokir, namun selalu mental karena masih belum jelas OPD mana yang menangani perbaikan fasilitas olahraga tersebut.

Baca Juga  Wali Murid dan Komite Segel SMAN 1 Praya Barat

 

“Penataan lingkungan ada di Dinas Perkim, Dispora akunnya ternyata kadang – kadang tidak ada, tolong nanti dari Bapperinda bisa meng-clear-kan ini masuk dimana penataan lapangan bukan hanya di Janapria tapi juga semua desa,” katanya.

 

Sebelumnya saat DPRD rapat dengan Bapperida untuk menyusun kamus pokir, setiap desa yang belum memiliki kantor desa, lapangan dan penataan lingkungan bisa dianggarkan melalui pokir hanya berupa dana stimulan bukan sepenuhnya.

 

Sedangkan untuk bidang kesehatan, dirinya telah menghubungi mendiang Kepala Dinas Kesehatan Loteng yang mengatakan semua usulan pembangunan Polindes dan Puskesmas Pembantu sudah selesai dikerjakan sehingga program yang terkait hal tersebut ditarik melalui pokir.

Baca Juga  Warga Lekor Tolak Kehadiran Petugas Pustu Baru

 

Namun soal adanya usulan perbaikan Polindes di Desa Bakan, ucap Kelan nanti mungkin hanya bisa dibantu penganggaran yang bersifat rehab saja bukan membangun gedung baru.

 

“Dan yang lain lain tentu nanti kita sudah pegang ini (daftar usulan), mana yang kira-kira nanti tidak ada tentu kami akan membaca rencana kerja dan anggaran (RKA) nya dalam membahas APBD, kalau nanti usulan ini di APBD tidak naik maka nanti akan kami bicarakan dengan teman-teman untuk ditangani lewat pokir,” pungkasnya.(nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.