Komisi IV Bakal Perjuangkan Aspirasi Nakes PPPK PW

oleh -337 Dilihat
FOTO ANIS PRABOWO JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Wakil Ketua Komisi IV DPRD Loteng, Wirman Hamzani saat menerima diskusi dengan perwakilan Nakes dan Kepala Dinkes.

 

 

LOMBOK – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Lombok Tengah, Wirman Hamzani menerima kedatangan belasan tenaga kesehatan (Nakes) PPPK Paruh Waktu, Kamis 16 April 2026.

 

Hamzan sapaan akrabnya menegaskan, pihaknya akan meminta kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah untuk memperjuangkan gaji atau upah Nakes yang dianggap tak layak sebesar Rp 200 ribu sebulan. Ia menyebutkan, nominal ini tidak sebanding dengan beban kerja Nakes.

 

“Kami di Komisi IV berharap Pemerintah Daerah segera melakukan evaluasi kembali sistem pengupahan PPPK paruh waktu,” katanya saat berdiskusi dengan perwakilan Nakes PPPK PW.

Baca Juga  Dewan Loteng Terpilih Diharap Lebih ‘Bergigi'

 

Hamzan mengaku siap menerima hearing dari Nakes besok Jumat, 17 April 2026 dan bakal meminta penjelasan terkait keadilan kenaikan upah Nakes karena kontrak bakal berakhir Oktober 2026.

 

Hamzan menyebutkan, kondisi daerah saat ini mengalami pengurangan anggaran dari pusat sebesar Rp 453 miliar. Terkait ini dia mendorong pemerintah daerah menyiapkan opsi terkait tuntutan para nakes.

 

“Sangat merasa miris tapi kita harus lihat kembali kondisi di daerah kita,” dalihnya.

Baca Juga  Daftar ke KPU, NasDem Loteng Diiringi Gendang Beleq

“Kami dari Komisi IV siap menyampaikan aspirasi dan memfasilitasi teman-teman,” sambungnya.

 

 

Wakil Ketua Umum Barisan Pejuang Kesejahteraan di Instansi Kesehatan (Bangkit), Lalu Satria Wijaya mempertanyakan soal besaran upah yang tertera dalam kontrak yang tidak sebanding dengan beban kerja dan kualifikasi pendidikan mereka. Para nakes mengancam akan melakukan mogok kerja.

 

“Kerja 24 jam untuk negara ini tetapi tidak ada penghargaan sama sekali, saat bencana kami selalu di garda terdepan, saat pandemi kami selalu di depan tapi apa tidak pernah kami diperhatikan pemerintah,” sentilnya dalam diskusi dengan Komisi IV.

Baca Juga  DPRD Lombok Tengah Beberkan Progres Ranperda Pesantren

 

Dia merasa wajar jika para Nakes melakukan protes karena isu kesejahteraan yang tidak pernah diperhatikan oleh pembuat kebijakan, selain itu mereka selalu merasa disalahkan saat ada keselahan dalam pemberian pelayanan kesehatan oleh masyarakat.

 

“Tapi Pak Ketua kami punya niat yang baik terhadap pemerintahan terutama dalam mensukseskan pelayanan makanya teman-teman ini sudah terlalu lama sabar dan sabar ada batasnya,” tegasnya.(nis)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.