Pemkab Loteng Gandeng BPS Perkuat Sinergi Data

oleh -254 Dilihat
FOTO ISTIMEWA / Wakil Bupati Loteng H.M Nursiah dan Kepala BPS saat hadir di acara Desa Cantik, Kamis 23 April 2026.

 

 

LOMBOK — Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah bersama Badan Pusat Statistik (BPS) memperkuat sinergi dalam pembangunan berbasis data melalui kegiatan Sosialisasi dan Pencanangan Desa/Kelurahan Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026, yang digelar pada Kamis 23 April 2026 di Aula Kantor Desa Mertak Tombok.

 

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Lombok Tengah Dr. H. M. Nursiah, S.Sos., M.Si, serta disaksikan oleh Kepala BPS Provinsi NTB, Kepala BPS Kabupaten Lombok Tengah, Asisten I Bidang Pemerintahan, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas PMD, dan perwakilan Bapperida.

Baca Juga  Honda Community Bikers Soleh Rindu Berbuat Kebaikan

 

Pada kesempatan tersebut, Kelurahan Praya, Desa Montong Terep, dan Desa Mertak Tombok resmi ditetapkan sebagai desa/kelurahan binaan Desa Cantik tahun 2026. Penetapan ini menjadi langkah awal dalam penguatan tata kelola data di tingkat desa dan kelurahan.

 

Wakil Bupati H.M Nursiah menekankan bahwa desa memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pembangunan sekaligus sumber utama data sektoral. Oleh karena itu, penguatan literasi statistik dan pengelolaan data yang baik menjadi kunci dalam menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran.

Baca Juga  Terdakwa Penimbunan Solar Bersubsidi 3,5 Ribu Liter Tidak Ditahan Jaksa

 

“Pembangunan yang efektif harus didukung oleh data yang akurat dan berkualitas. Dengan demikian, setiap program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

 

Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan bahwa masih terdapat sejumlah tantangan dalam pengelolaan data di tingkat desa, seperti keterbatasan sumber daya manusia dan belum optimalnya standar data. Kondisi ini mendorong perlunya peningkatan kapasitas statistik melalui program Desa Cantik.

Baca Juga  Komunitas Kabar Bumi Beberkan Data Kasus TPPO di Lotim

 

Melalui kolaborasi antara Pemkab Lombok Tengah dan BPS, diharapkan desa/kelurahan mampu menjadi produsen data yang andal serta memanfaatkan data sebagai dasar perencanaan pembangunan.

 

Program Desa Cantik menjadi bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan pembangunan desa yang lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan melalui penguatan data yang valid dan terintegrasi.(red)

 

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.