Gubernur Tolak Kereta Gantung, Nursiah: Pemkab Ikuti Keputusan Pemprov

oleh -326 Dilihat
FOTO HILMI JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Wakil Bupati Lombok Tengah : H.M Nursiah

 

 

LOMBOK – Wakil Bupati Lombok Tengah, H. M. Nursiah buka suara terkait sinyal penolakan Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal terkait proyek pembangunan kereta gantung menuju Gunung Rinjani. Namun kali ini pemerintah kabupaten memberikan sikap mendukung langkah gubernur. Padahal sebelumnya, pemerintah kabupaten mendukung mega proyek dari investor China tersebut. Bahkan pada era Gubernur Zulkifliemansyah sempat dilakukan ground breaking di Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara.

 

Kata Nursiah, kepada dasarnya pihaknya di Pemkab mengikuti perintah dan keputusan dari Pemerintah Provinsi NTB, termasuk jika ada kajian dalam feasibilty studies soal proyek tersebut yang ternyata berdampak buruk dengan kelestarian alam dan lingkungan hutan sekitar.

Baca Juga  Tiga Calon PPS di Lombok Tengah Terindikasi Pengurus Parpol

 

“Dengan rencana pembangunan kereta gantung yang semula Pak Gubernur Zul dan sekarang Gubernur yang sekarang tentu sudah memiliki kajian dan pertimbangan, dan Pemda Lombok Tengah selalu mengikuti kebijakan Pemprov dan kewenangannya,” ungkapnya kepada media, Senin 11 Mei 2026.

 

Dalam rencana pembangunan proyek investasi di Kawasan Utara Lombok Tengah seperti kereta gantung, Nursiah menyebut bukan hanya berorientasi pada ekonomi tetapi aspek sosial sangat dibutuhkan. Lebih lanjut untuk membangun pariwisata di wilayah perlu melihat potensi yang ada dengan mempertimbangkan aspek sejarah dan budaya masyarakat sekitar dan arah pengembangan kedepan seperti apa.

Baca Juga  DPRD Loteng Minta Kesejahteraan Petugas Kebersihan Benar-benar Diperhatikan

 

Sementara itu diketahui banyak masyarakat sebelumnya yang mendukung adanya pembangunan kereta gantung karena belum maksimalnya akses pendakian dari Lombok Tengah menuju Kawasan Gunung Rinjani, termasuk menuju Danau Segara Anak.

 

Sebelumnya Pemkab telah mengajukan jalur dari via Desa Aik Berik sampai jalur Plawangan kepada Balai Taman Nasional Geopark Rinjani. Kedepan agar rute mencapai lokasi danau yang memiliki pemandangan eksotis bagi para pendaki tersebut, pihaknya perlu membuat kajian pengembangan dengan mempertimbangkan berbagai macam aspek seperti budaya, ekonomi, lingkungan, sosial dan politik.

Baca Juga  PKBI NTB Gelar ‘Demo Days Aksi Anak Menuju Provinsi Layak Anak’

 

“Artinya bahwa kebutuhan kita dengan adanya Gunung Rinjani yang sangat viral dan intenasional dikunjungi wisatawan mancanegara, tapi nanti apapun yang dibangun di Kabupaten Lombok Tengah butuh rapat-rapat dengan Provinsi,” kata Nursiah.(nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.