LOMBOK – Anggota DPRD Lombok Tengah, Hj. Nurul Adha mengungkapkan jika pihaknya banyak menemukan warga yang belum terdaftar menjadi penerima manfaat dari program BPJS Kesehatan. Pihaknya menduga kuat salah satu penyebab karena warga terjerat pinjaman online (Pinjol). Ini juga dikuatkan dari hasil reses yang dilakukan pihaknya baru-baru ini.
“Kalau BPJS ini kadang – kadang masyarakat tidak tau, baru dia sadar meminjamkan KTP kepada orang lalu dibuat untuk pinjaman online, nah sementara karena dia sudah meminjam maka dia tidak dapat bantuan karena dianggap sudah mampu,” katanya, Rabu 10 Juni 2026.
Kata politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengaku akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Lombok Tengah. Sementara di bidang infrastruktur, selalu ada permintaan perbaikan dari masyarakat, terlebih anggaran akan difokuskan untuk pembenahan infrastruktur sebanyak 70 persen, kebanyakan permintaan ucapnya soal perbaikan jalan.
Selain itu, aspirasi lain yang diungkapkan masyarakat bantuan pelatihan usaha kecil dan menengah (UMKM) yang kebanyakan disuarakan oleh kalangan ibu – ibu. Namun soal ini akan dilihat bagaimana kondisi keuangan daerah kedepan.(nis)







